Page 15 - Materi E-modul Agnesya_Neat
P. 15
(resisten). Untuk memberantasnya, diperlukan dosis yang lebih tinggi dari
biasanya. Akibatnya, pencemaran akan semakin meningkat.
5. Pemekatan hayati
Behan pencemar memasuki lingkungan melalui rantai makanan dan jaring-
jaring makanan. Bahan pencemar yang masuk ke perairan memiliki kadar yang
kecil karena bahan pencemar itu telah mengalami pengenceran. Jika bahan
pencemar itu terserap oleh tubuh alga, kadarnya telah meningkat ratusan dan
bahkan ribuan kali. Bahan pencemar di dalam air yang kadarnya hanya 0,00007
ppm dapat menjadi 0.007 ppm di dalam tubuh alga. Udang kecil memakan tidak
hanya satu alga, melainkan banyak sel alga sehingga dalam tubuh udang kecil
kadar bahan pencemar dapat mencapai 0,7 ppm. Di dalam tubuh ikan, kadar
bahan pencemar itu meningkat lagi menjadi 25 ppm. Ditubuh orang yang sering
memakan ikan, kadar bahan pencemar melewati tubuh mahluk hidup dikenal
sebagai pemekatan hayati.
6. Kesuburan tanah berkurang
Penggunaan insektisida dapat mematikan fauna tanah. Hal ini menyebabkan
kesuburan tanah menurun. Penggunaan pupuk yang terus menerus dapat
mangakibatkan tanah menjadi asam yang dapat menurunkan kesuburan tanah.
Untuk mengatasinya, hendaknya dilakukan pemupukan dengan pupuk kandang
atau dengan kompos, sistem penanaman berseling, serta rotasi tanaman. Rotasi
tanaman artinya menanam tanaman yang berbeda secara bergantian di lahan
yang sama. Rotasi tanaman mencegah terjadinya pengambilan zat hara yang
sama secara terus menerus dari dalam tanah. Dengan demikian, rotasi tanaman
membantu mengatasi menurunnya kesuburan tanah.
7. Terbentuk lubang ozon
Terbentuknya lubang ozon merupakan salah satu permasalahan global. Hal ini
disebabkan bahan pencemar dapat tersebar dan menimbulkan dampak di tempat
lain. Gas CFC, misalnya, dari Freon dan spray, dapat membumbung tinggi dan
mencapai stratosfer, terdapat lapisan gas ozon (O 3). Lapisan ozon ini merupakan
pelindung (tameng) bumi dari cahaya ultraviolet. Jika gas CFC mencapai
lapisan ozon, akan terjadi reaksi antara CFC dan ozon sehingga lapisan ozon
tersebut “berlubang”. Jika tidak ada lapisan ozon, radiasi cahaya ultraviolet
mencapai permukaan bumi dna menyebabkan kematian organisme, tumbuhan
menjadi kerdil, alga di lautan mati, terjadi mutasi genetic, menyebabkan kanker
kulit, atau kanker retina mata.
8. Efek rumah kaca
Permasalahan global lainnya adalah efek rumah kaca. Gas CO 2 yang dihasilkan
dari proses pembakaran meningkatkan kadar CO 2 di atmosfer. Akibatnya, bumi
diselimuti gas dan debu-debu pencemar.
11

