Page 65 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 65

Susanto Polamolo
            Elnino M. Husein Mohi
            PERDEBATAN PASAL 33
            DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945


            Dekrit Presiden 5 Juli 1959 silam,  sehingga perlu diberikan satu
                                         3
            pembaharuan kedudukan hukum. Meskipun dalam logika hukum
            pendapat ini patut dipertimbangkan, tapi rupanya PAH-III lebih
            memilih  usulan  kedua,  yakni  langsung  melakukan  perubahan
            berdasarkan Pasal 37.
                  Dalam tempo kurang lebih satu minggu, relatif cepat,
            PAH-III melakukan perubahan pertama. Menghasilkan 15 diktum
            perubahan: Pasal 5 ayat (1), Pasal 7, 9, 13 ayat (2) dan ayat (3), Pasal
            14, Pasal 14 ayat (2), Pasal 15, Pasal 17 ayat (2), ayat (3), Pasal 20
            ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4). Perubahan pertama ini diberi
            heading “Putusan MPR-RI tentang Perubahan UUD 1945”, dan lalu
            ditetapkan pada tanggal 19 Oktober 1999. 4
                  Dari pasal-pasal yang dirubah, terlihat bagaimana cakupan
            diskursus masih belum meluas, terbatas, dan belum mencapai
            bagian-bagian penting dari sistem ketatanegaraan, khususnya
            perekonomian nasional. Memang diskusi hanya dilakukan
            terbatas oleh PAH-III, buat melakukan pembahasan bertingkat
            sebagaimana diatur dalam Pasal 92 TAP MPR-RI No. II/MPR/1999
            belum sepenuhnya terpenuhi.


                                        ***






            3   Yusril dalam salah satu tulisannya pernah mengulas soal Dekrit dan implikasinya, lihat dalam
               kumpulan tulisannya, Yusril Ihza Mahendra, Dinamika Tata Negara Indonesia: Kompilasi Aktual
               Masalah Konstitusi, Dewan Perwakilan Rakyat, dan Sistem Kepartaian, Jakarta: Gema Insani
               Press, 1996.
            4  Hardjono, op cit.., hlm. 142. Bandingkan juga dengan Alwi Wahyudi, Hukum Tata Negara
               Indonesia dalam Perspektif Pancasila Pasca Reformasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.
               Juga Lusia Indrastuti dan Susanto Polamolo, Hukum Tata Negara dan Reformasi Konstitusi
               di Indonesia: Refleksi Proses dan Prospek di Persimpangan, Yogyakarta: Total Media, 2013.


                                        4
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70