Page 55 - MAJALAH 79
P. 55

KUNJUNGAN  KERJA




            2004  tentang  Pemerintah  Daerah   sebenarnya  sudah  lama  persoa-  dangan  Lingkungan  Hidup  maka
            menyebutkan,  pemerintah  pusat   lan  pencemaran  limbah  tailing,  PT   sejak  UU  Nomor  4  Tahun  1982
            memegang  kewenangan  bersifat    Freeport Indonesia  dituding telah   diberlakukan, Pemerintah RI dapat
            universal.  Artinya  sebagian  besar   mencemari  lingkungan  sungai  di   melakukan tindakan peradilan ter-
            kewenangan  pelaksanaan  pemba-   kampung  Omawita,  Kabupaten       utama  ketika  terbukti  melanggar
            ngunan berkelanjutan dilimpahkan   Mimika.                           atau mencemarkan lingkungan aki-
            kepada  pemerintah  daerah  (Kabu-    Masyarakat  setempat,  kata-   bat aktivitas perusahaan, dan hing-
            paten/Kota dan Provinsi) termasuk   nya, mengeluh akan cita rasa tam-  ga kini peran serta masyarakat dan
            pengelolahan  lingkungan.  Kecuali   belo,  siput  dan  kerang  diwilayah   pemerintah  di  Kabupaten  Mimika
            dalam  urusan  politik  luar  negeri,   mereka, padahal wilayah kampung   belum jelas.
            pertahanan  keamanan,  peradilan,   Omawita berada diluar lokasi PT FI,
            moneter  dan  fiskal,  agama  serta   yang ternyata ikut terkena dampak  Maksimalkan Kilang Minyak
            kewenangan lain.                  limbah tailing.                    Cilacap
                Bupati  Mimika  Klemen  Tinal     Atas   keluhan   masyarakat,       Komisi  VII  DPR  meminta  Per-
            mengatakan,  bahwa  PT  Freeport   maka  Institut  Pertanian  Bogor   tamina    memaksimalkan  kilang
            Indonesia membuang limbah pasir   (IPB),  Universitas  Cenderawasih   minyak  di Cilacap,  satu  masalah
            bercampur  bahan  kimia  ke  sungai   (UNCEN)  dan  beberapa  Lembaga   saja  dapat  berakibat  pada  suplai
            Aijkwa.  Pencemaran  sungai  juga   Sosial  Masyarakat  (LSM)  di  Papua   BBM untuk  Pulau Jawa dan bahkan
            telah menyebabkan produksi sagu   melakukan  penelitian,  yaitu  Study   nasional  terganggu  distribusinya.
            dan ikan menurun.                 On  Mollusc  Consumption  Among    Demikian Zainudin Amali Ketua Tim
                Sementara Wakil Bupati Mimi-  People Reside Around Mimika’s Es-  Kunjungan  Kerja  (Kunker)  Komisi
            ka Abdul Muis berharap agar Komisi   taries.                         VII  ke  Yogyakarta  disela-sela  kun-
            VII DPR yang membidangi masalah       Hasil  studi  itu  menyebutkan   jungan  ke Kilang Minyak Pertami-
            lingkungan dan sumber daya ener-  tambelo, siput dan kerang berubah   na di Cilacap beberapa waktu lalu.
            gi meninjau ulang izin pembuangan   warna  menjadi  bintik-bintik  hitam   Kilang  Minyak  Pertamina  di
            limbah PT Freeport Indonesia, dan   dan rasanya pahit, sebagian besar   Cilacap  sebagai  Refinery  terbe-
            sebaiknya Komisi VII DPR meninjau   penduduk  menganggap  cita  rasa   sar  dengan  kapasitas  produksi
            langsung  kemuara  sungai  Aikwa   dan warna ini terjadi karena penga-  348.000  barel/hari,  dimana    35%
            yang telah mengalami pendangka-   ruh limbah tailing di sungai-sungai   untuk suplay nasional dan 65% un-
            lan.                              mereka.                            tuk  suplay    Pulau  Jawa.  “Komisi
                Dia juga menambahkan bahwa        Mengacu  pada  aturan  perun-  VII  mendukung  Pertamina  untuk








































                                                                                                                                                                                                                                          7

             6                                                                                                                                                                                          | PARLEMENTARIA  |  Edisi 79 TH. XLI, 2010 |  7
             6 | PARLEMENTARIA |  Edisi 79 TH. XLI, 2010 || PARLEMENTARIA |  Edisi 79 TH. XLI, 2010 |
                                                                                                                                                                                                                              TH. XLI, 2010 |
                                                                                                                                                                                                                  ARIA |
                                                                                                                                                                                                        |
                                                                                                                                                                                                                        Edisi 79

                                                                                                                                                                                                         ARLEMENT
                                                                                                                                                                                                         P
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60