Page 69 - MAJALAH 139
P. 69
terpilih dan berpengaruh di konstituen
mereka. Sehingga perlu ambil bagian
dalam memperkuat pemahaman
publik akan kesehatan,” imbuhnya.
Nurhayati menjelaskan dengan
globalisasi saat ini, beragam isu wabah
penyakit dapat dengan mudah diketahui
dan itu menuntut aspek kesiapsiagaan
yang tinggi bagi perangkat Negara.
Semisal saat kasus MERS Coronavirus
(CoV) yang terjadi di sejumlah Negara
termasuk Korea Selatan tahun lalu,
kewaspadaan Indonesia harus dalam
tingkat yang tinggi.
“Jutaan rakyat kita bepergian ke
kawasan Timur Tengah untuk bekerja,
Haji/Umroh, belajar dan wisata,” foto : bksap/iw
terang politisi asal dapil Jawa Timur ini.
Ketua BKSAP DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf saat berpidato pada Konferensi WHO
Lebih jauh, ia menerangkan, dalam digelar untuk membahas beragam
segala fungsinya, parlemen berperan mekanisme lanjutan pasca pertemuan
penting dalam konteks membangun WHO di Cape-Town 2015, ketika
Agenda Keamanan Kesehatan Global wabah Ebola menyeruak. Konferensi
Parlemen adalah figur (Global Health Security Agenda/GHSA) juga memperkenalkan upaya-
upaya evaluasi bersama dan yang
yang juga menuntut kolaborasi multi-
politik terpilih dan sektor. Dalam hal anggaran, Parlemen dilakukan oleh pihak luar (Joint
berpengaruh di konstituen membahas rancangan anggaran untuk External Evaluation) dalam upaya
mereka. Sehingga perlu kesehatan. kesiapsiagaan kesehatan.
“Untuk Indonesia, sesuai rekomen-
Konferensi juga lebih jauh
ambil bagian dalam dasi yang terus menerus dari Panja memperkenalkan strategi one health,
memperkuat pemahaman MDGs, Indonesia telah mengalokasikan untuk keterpaduan penanganan
publik akan kesehatan. 5 persen dari total anggaran negara kesehatan lintas-sektoral. Sejumlah
untuk sektor kesehatan. Promosi pakar kesehatan, praktisi WHO,
kesehatan dan aspek pencegahan hingga perwakilan dari 52 negara
penyakit harus menjadi program menghadiri konferensi yang dibuka
prioritas dari sektor ini,” saran dia. oleh Menteri Kesehatan Republik
Konferensi WHO tersebut Indonesia, Nila Djuwita F. Moeloek. n (sf)
foto : bksap/iw foto : bksap/iw foto : bksap/iw
Peserta Konferensi WHO Advancing Global Health Security: From Commitments to Action di Nusa Dua Bali
PARLEMENTARIA l EDISI 139 TH. XLVI - 2016 l 69
69

