Page 99 - Stabilitas Edisi 189 Tahun 2022
P. 99

PT INKA terus
                                                                                            berkolaborasi
                                                                                            dengan berbagai
                                                                                            pihak dalam
                                                                                            mengembangkan
                                                                                            bus listrik
          Musk, menjajaki kerja sama dengan   mobil listrik dikembangkan oleh sinergi
          produsen mobil listrik Tesla. Anindya   produsen mobil listrik dengan produsen    yang yang
          menyempatkan diri singgah ke markas   smartphone, maka negara tempat              akan menjadi
          teranyar pabrikan mobil listrik Tesla di   mobil listrik itu diproduksi biasanya   kendaraan untuk
          Austin, Texas, kala itu.          tidak dilibatkan. “Tugasnya hanya               transportasi
                                                                                            publik di
            Dalam kesempatan itu, Anindya   memproduksi,” ujar Bebin.
          bersama rombongan juga membuka       Padahal, pesatnya perkembangan               Indonesia.
          diskusi dengan Elon Musk terkait   mobil listrik di kancah dunia, sebenarnya
          penjajakan kerja sama antara Tesla   bisa menjadi peluang bisnis yang bagus
          dengan pihak Indonesia dalam hal   bagi Indonesia. Hanya jika peluang
          investasi penyediaan dan pemrosesan   tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh   Maka, apabila Indonesia tidak mampu
          bahan baku baterai mobil listrik, serta   sejumlah stakeholder. Seperti misalnya,   memanfaatkan peluang itu dengan baik,
          penggunaan teknologi baru baterai   para pemain di sektor manufaktur,   kursi tersebut akan diisi oleh pihak luar,
          sebagai komponen struktural mobil listrik   khususnya di bidang otomotif. Akan   yakni para investor asing. Maka dari itu,
          masa depan.                       tetapi, berhasil atau tidaknya mereka   diperlukan sinergi dari setiap stakeholder
                                            dalam menangkap peluang tersebut,   untuk menjadikan Indonesia sebagai
          Tidak Mudah                       bergantung pada kesiapan dari masing-  pemain global mobil listrik masa depan.
            Meskipun begitu, mewujudkan cita-  masing perusahaan.              “Seluruh dunia akan beralih ke kendaraan
          cita menjadi pemain penting dalam    “Cepat atau lambat sedikit atau   listrik tanpa kecuali negara kita.
          industry mobil listrik dinilai tidak   banyaknya komponen mobil listrik   Peluang baru akan datang bagi generasi
          mudah. Indonesia, menurut pengamat   diproduksi di Indonesia tentu tergantung   penerus, mampukah kita memanfaatkan
          otomotif Bebin Djuana, masih akan   pada kesiapan manusia terampil yang   kesempatan ini? Kesempatan untuk
          sulit untuk menjadi pemain mobil   ada, teknologi yang dikuasai dan   masuk sebagai pemain global,” pungkas
          listrik. Sebabnya, ketika misalnya   terapannya,” sebut Bebin.       dia.*


                                                                             www.stabilitas.id   Edisi 189 / 2022 / Th.XVIII  99
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104