Page 13 - Stabilitas Edisi 190 Tahun 2022
P. 13

tim asesor akan merangkum seluruh   atau pada saat Undang Undang No 15   pencegahan dan pemberantasan tindak
          jawaban dan dokumen pendukung lalu   Tahun 2002 disahkan, penjahat masih   pidana pencucian uang. Karena para
          kemudian menetapkan rating sementara   melakukan pencucian uang melalui   pelaku tindak pidana cenderung akan
          dari hasil penilaian mereka. Selanjutnya,   person to person. Lalu 2007, orang   mencari instrumen-instrumen maupun
          tim asesor akan mengirimkan draf   melakukannya lewat person to business.   akan mencari kondisi-kondisi di mana
          pertama hasil evaluasi Indonesia dan   Kemudian pada 2010, siasat money   tindak pidana pencucian uang itu
          memberikan kesempatan kepada      laundering meningkat lagi menggunakan   semakin jauh dari dirinya.
          Indonesia untuk memberikan pendapat   pola behavior melalui business to   Bahkan kemajuan teknologi juga
          atas hasil penilaian sementara tim asesor   business                 mengantarkan ancaman pencucian uang
          dimaksud. Proses ini akan terus berlanjut   Selanjutnya pada 2015, strategi   masuk ke tahap 5.0. Praktik kotor itu
          hingga draf kedua dan kemudian hasil   person to business naik level ketika   kini dinilai sudah menggunakan artificial
          evaluasi FATF Indonesia dikaji oleh   mulai marak praktik financial technology   intelligence, artificial behavior, lalu
          negara-negara anggota FATF yang lain   atau fintech. Pada 2017, tercatat aksi itu   kemudian augmented reality, big data dan
          dan dibahas di sidang pleno FATF pada   meningkat jadi fintech to fintech yang   segala macamnya.
          awal tahun 2023.                  terus berlangsung sampai tahun 2020.   Ancaman itu bisa bertambah jika
                                                                               memasukkan faktor masih banyaknya
          Ancaman pencucian uang masuk ke tahap                                aparat hukum negara yang belum
          5.0. Praktik kotor itu kini dinilai sudah                            menyadari bahaya money laundering bagi
                                                                               keberlangsungan kehidupan bangsa dan
          menggunakan artificial intelligence, artificial                      kemajuan negara. Seorang pemerhati
          behavior, lalu kemudian augmented reality,                           isu-isu pencucian uang mengatakan

          big data.                                                            bahwa yang perlu dibenahi bagi tindakan
                                                                               pencegahan dan penanganan pencucian
                                                                               uang di Indonesia adalah penegakkan
            Akan tetapi jalan terjal sudah   Namun begitu, tindakan itu masih terjadi   hukum
          muncul di depan mata, ketika dua kasus   onshore to onshore di dalam negeri.   Kalau sudah begini maka intelijen
          besar yang menyeret pejabat publik   Lalu kemudian belakangan berubah   keuangan negara harus secepatnya
          menyeruak. Dua kasus itu membawa-  menjadi onshore to offshore, dalam negeri   mengakselerasi kemampuannya dalam
          bawa dugaan adanya praktik pencucian   ke luar negeri. Lalu, semua sekarang   mendeteksi aliran uang panas dan ilegal.
          uang dari kegiatan perjudian.     berubah menjadi offshore to offshore,   Pegawai PPATK harus lebih mahir dan
            Kondisi tentu makin menambah    orang luar negeri mencuci uang di   adaptive pada perkembangan teknologi
          tantangan regulator pengawas transaksi   Indonesia. Hal itu dilakukan dengan cara   dan inovasi di sektor keuangan dibanding
          mencurigakan Tanah Air. Sebabnya,   seseoang mencuci luar negeri dengan   mereka-mereka yang berada di dalam
          di saat perekonomian menghadapi   menggunakan orang nama orang lain,   perusahaan fintech.
          perkembangan pesat dalam layanan   menggunakan nama anonim, nama        Jika tidak, maka siap-siap saja
          keuangan berbasis teknologi digital,   nominee dan lainnya.          pemerintahan Presiden Joko Widodo
          modus pencucian menjadi lebih beragam   Jadi terlihat jelas bagaimana   harus menunggu hingga masa jabatannya
          dan sulit dideteksi.              akselerasi ancaman tindak pidana   selesai untuk melihat Indonesia menjadi
            Metamofosis tindakan pencucian   pencucian uang mengikuti pola kemajuan   anggota tetap komunitas global anti
          uang bergerak mengikuti zaman dan   teknologi informasi. Semakin cepat   pencucian uang. Di sisi lain, Indonesia
          perkembangan teknologi. Dulu ketika   teknologi informasi diakselerasi,  hal itu,   harus menyisakan extra-effort untuk
          Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi   di sisi lain akan menjadi disadvantage   memperbaiki kerusakan yang dihasilkan
          Keuangan baru berdiri pada 2002,   terhadap upaya penegakan hukum dan   dari paktik pencucian uang ini.*


                                                                             www.stabilitas.id   Edisi 190 / 2022 / Th.XVIII  13
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18