Page 15 - Stabilitas Edisi 190 Tahun 2022
P. 15

untuk mendapatkan pinjaman yang
                                            dipergunakan untuk membangun bisnis
                                            legalnya.
                                               Sejak itu kejahatan pencucian uang
                                            menjadi tindakan kriminal serius dan
                                            menjadi perhatian banyak negara.
                                            Di Indonesia isu menangkal praktik
                                            tersebut mengemuka pada 2001 ketika
                                            organisasi dunia bernama The Financial
                                            Action Task Force (FATF) on Money
                                            Laundering menempatkan Indonesia
                                            sebagai negara yang tidak kooperatif
                                            dalam menegakkan standar internasional
                                            di bidang anti-pencucian uang. Hal ini
                                            tentu merusak kredibilitas ekonomi
                                            Indonesia, yang sangat erat kaitannya
                                            dengan menurunnya tingkat kepercayaan
                                            berbagai negara dan investor terhadap
                                            Indonesia.
                                               Pemerintah kemudian merespons
                                            dengan mendirikan sebuah lembaga
                                            pengawas lalu lintas dana mencurigakan
                                            bernama Pusat Pelaporan dan Analisis   Ivan Yustiavandana
                                            Transaksi Keuangan (PPATK) pada April
                                            2002. Setelah lembaga itu berdiri, praktik   apabila kita
                                            haram money laundering bukan makin
                                            mengendur malah makin meningkat     membicarakan
                                            dan beragam. Ivan Yustiavandana,    yang namanya
                                            Kepala PPATK, mengakui hal tersebut.
                                            Pria yang lebih dari separo kariernya di   tindak pidana
                                            lembaga itu mengatakan bahwa praktik   pencucian uang kita
                                            pencucian uang akan selalu mengikuti
                 emua kini sudah mafhum     pola kemajuan teknologi informasi.   membicarakan yang
                 bahwa kegiatan pencucian   ‘’Semakin maju teknologi informasi, ia   namanya proxy.
                 uang adalah tindakan kejahatan   bisa menjadi disadvantage bagi tindakan
          Sserius. Tetapi sebelum 1930,     pencegahan pencucian uang,’’ kata Ivan   karena yang kita
          praktik yang disebut money laundering   saat berbicara pada seminar yang dihelat   bicarakan ini adalah
          itu belum benar-benar dianggap    LPPI secara virtual, September.
          kejahatan, setidaknya kejahatan besar.  Ya, perkembangan teknologi yang   tindak pidana proxy,
            Adalah Al Capone, penjahat kakap   sangat pesat sekarang ini sepertinya tidak   di mana kejahatan
          dalam sejarah kriminal di AS yang   hanya memudahkan transaksi keuangan   dilakukan oleh pihak
          membuat istilah menjadi penting dan   namun juga memicu modus-modus baru
          merupakan pelanggaran hukum berat.   dalam menyembunyikan harta haram.   lain.
          Dengan cara itu Al Capone dan Gang   Pada era awal kejahatan itu muncul,
          Mafia lainnya menyembunyikan dana   para pelaku kriminal hanya melakukan
          hasil kejahatannya dari perjudian,   pencucian uang pada pada instrumen-
          prostitusi, pemerasan, dan lainnya.  instrumen sederhana.
            Uang hasil bisnis ilegal ini dikirimkan   Para penjahat awalnya hanya
          ke beberapa bank-bank di Swiss yang   menggunakan uang panas untuk
          sangat mengutamakan kerahasiaan   membeli aset atas nama dirinya sendiri,
          nasabah, untuk didepositokan.     dan juga uangnya dimasukkan ke bank
          Deposito ini kemudian diagunkan   atas nama dia. Kemudian penjahat


                                                                             www.stabilitas.id   Edisi 190 / 2022 / Th.XVIII  15
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20