Page 16 - Stabilitas Edisi 197 Tahun 2023
P. 16
PT BANK NTB SYARIAH bank juga dihadapkan pada aturan baru
mengenai Kelompok Usaha Bank (KUB),
Optimisme Baru Trendsetter dimana nanti bank-bank di Indonesia
akan diklasifikasikan berdasarkan dengan
modalnya.
Keuangan Syariah Nasional tidak sederhana. Tapi sudah ada solusi-
“Tahun 2023 ini challenge bank
solusinya, misalnya pemenuhan modal
Strategi transformasi bisnis yang sudah dimulai sejak 2018 inti Rp3 triliun, sudah ada kerjasama
membuahkan hasil yang memuaskan. Bank NTB Syariah terus dengan Bank BPD Jatim dalam konsep
mencatatkan prestasi dan dinilai bisa menjadi trendsetter KUB. Kelebihan kami dalam keuangan
di sektor keuangan nasional. syariah menjadi modal kuat dalam
kerjasama ini, selain memperluas pasar
ransformasi bisnis di era Setelah konversi penuh menjadi bank di luar Mataram. Dengan revitalisasi
ketika semua layanan mulai syariah, nilai aset bank yang tadinya seluruh aspek yang kita lakukan, tahun
terdigitalisasi, memang bukan sebesar Rp7 triliun, pada 2018 naik 2023 ini target bisnis kita juga akan
Tlagi menjadi sebuah pilihan menjadi Rp8,6 triliun. Satu tahun semakin besar,” jelas Direktur Utama
melainkan sebuah keharusan. Kesadaran berselang, kenaikan berlanjut. Aset bank Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo.
tersebut sudah ada di benak manajemen yang pada 2020 mencapai Rp10,4 triliun, Sesuai dengan Rencana Bisnis Bank
lima tahun lalu ketika memutuskan setahun setelah itu naik lagi menjadi (RBB) Tahun 2023-2025, manajemen
mengkonversi Bank NTB menjadi syariah Rp11,2 triliun. Pada akhir tahun lalu menargetkan bahwa pada 2023 akan
sepenuhnya. angkanya bahkan meningkat lagi dan mencapai Laba sebesar Rp200 miliar,
Pasca beroperasi secara penuh secara tembus Rp13 triliun. diproyeksikan meningkat sebesar 10,50
syariah dan berganti nama menjadi Momentum tersebut tampaknya tidak persen dari tahun sebelumnya yaitu
Bank NTB Syariah pertumbuhan bisnis ingin disia-siakan oleh manajemen untuk sebesar Rp181 miliar, dengan dana pihak
yang diinginkan seluruh stakeholder terus mendorong kinerja keuangan bank ketiga (DPK) mencapai Rp9.895 miliar,
bisa diraih dengan lebih berkelanjutan. melaju sesuai rencana. Apalagi tahun ini serta Pembiayaan sebesar Rp9.560 miliar.
16 Edisi 197 / 2023 / Th.XVIII www.stabilitas.id

