Page 148 - Generasi Muda Reforma Agraria
P. 148
Kumpulan Naskah Esai Terbaik Pada Lomba Esai Agraria 127
mengetahui secara pasti berapa luas tanah mati yang akan
diamanahkan oleh pemerintah.
Keempat, melakukan perencanaan tata ruang wilayah.
Setelah diinventarisasi dan dianalisis, penggunaan lahan
tersebut harus dimasukkan ke dalam Rencana Tata
R Wilayah agar dapat bersiner dengan k
pembangunan kewilayahan lainnya. Di dalam rencana ini
harus pula dicantumkan rencana kerja atas wilayah tersebut,
tahapan, proses dan waktu pasti pelaksanaannya.
Kelima, pengurusan legalitas. Setiap bidang tanah yang
akan diikutsertakan dalam progam Ihy Maw Certiicat
harus disertii sehingga mendapatkan legal standing
(kedudukan hukum) yang kuat, termasuk Salinan dari Rencana
Tata Wilayah yang telah disepakati oleh para stakeholder.
Selain itu, pada tahap ini perlu dilakukan penilaian terhadap
bank-bank syariah dan menentukan bank syariah mana yang
akan dijadikan sebagai penerbit Ihy Maw Certiicate.
Selain itu, pada tahapan ini perlu untuk menyetujui skema
pr sh yang akan digunakan untuk membagi proit hasil
pertanian antara petani dan bank syariah serta antara bank
syariah dengan Negara. Pembagian hasil ini bersumber dari
pr pertanian yang dihasilkan petani, sedangkan proporsi
pr tersebut pada analisis tingkat kebutuhan dana
masing-masing pihak.
Keenam, Melakukan penerbitan Ihyaul Mawat Certiicate.
Pada tahap inilah ditetapkan seberapa banyak sertiikat yang
akan diterbitkan. Mekanisme penerbitan sertiikat ini dapat
digambarkan pada bagan berikut:

