Page 143 - Generasi Muda Reforma Agraria
P. 143
122 Generasi Muda Reforma Agraria
apapun juga maka dapat digolongkan sebagai tanah mati. Oleh
6
sebab itu, tanah mati disebut pula sebagai tanah terlantar .
Keberadaan tanah terlantar atau terindikasi terlantar
di Indonesia saat ini masih sangat luas. Berdasarkan hasil
Badan Pertanahan N
2011 terdapat sekitar 7,3 juta hektar tanah di Indonesia yang
terindikasi terlantar, sedangkan tanah yang sudah dinyatakan
terlantar adalah 495 bidang, yang luasnya mencakup 4,8 juta
hektar. Tanah terlantar tersebut setidaknya berpotensi untuk
memberikan naungan 36,5 juta rumah tangga miskin . Angka
7
ini merupakan peningkatan dari data BPN tahun 2007 dimana
seluas 7,1 juta hektar tanah di Indonesia termasuk kategori
8
terlantar . Lebih lanjut dalam Laporan Kinerja Kementerian
Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional tahun
2014, luas tanah terlantar di Indonesia menurun ke angka 4
9
juta hektar .
Berdasarkan data tersebut dapat digambarkan bahwa luas
tanah terlantar di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami
penurunan. Kendati demikian, luas tanah terlantar tersebut
masih tergolong tinggi sebab masih mencapai angka 2,09%
6 Supriyanto. Kriteria Tanah Terlantar dalam Peraturan
Perundangan Indonesia. Jurnal Dinamika Hukum Vol. 10, No. 1
(Purwokerto, 2010), hlm. 1
7 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
(SPPM) Istitut Pertanian Bogor. Menghidupkan Modal yang
Mati Suri, http//www:ipb.ac.id/web/lppm (Januari, 2016)
8 BadanPertanahan Nasional (BPN) (Maret, 2007)
9 Kominfo. Informasi Pertanahan Indonesia (Jakarta, 2014), hlm. 8

