Page 254 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 254
BAGIAN III 233
Pelaksanaan
meskipun masih memerlukan penguatan infrastruktur dan kapasitas
SDM pendukung. Proses evaluasi dan penyempurnaan sistem
pengadaan yang berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga
relevansi sistem ini dengan dinamika pengelolaan keuangan negara
yang terus berkembang. Pada akhirnya, kesuksesan implementasi
sistem pengadaan terintegrasi ini bergantung pada komitmen
bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan
kualitas tata kelola pengadaan barang/jasa pemerintah.
Sebagai ilustrasi, Kantor Pertanahan Kota Batam Kementerian
ATR/BPN dalam pelaksanaan kegiatan PTSL melakukan pengadaan
drone untuk mendukung kegiatan pemetaan bidang tanah secara
presisi dan efisien. Pengadaan dilakukan melalui metode e-purchasing
karena jenis dan spesifikasi drone yang dibutuhkan telah tersedia
dalam katalog elektronik LKPP. Proses dimulai dari penyusunan
Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang sinkron dengan alokasi
anggaran dalam DIPA, dilanjutkan dengan penetapan spesifikasi
teknis dan HPS oleh pejabat pengadaan. Setelah pemilihan penyedia
dilakukan melalui aplikasi e-katalog, kontrak ditandatangani oleh
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia, dengan pembayaran
dilakukan setelah barang diterima sesuai spesifikasi yang ditentukan.
Drone yang telah diterima kemudian dicatat sebagai aset negara dan
dituangkan dalam berita acara serah terima serta dilaporkan dalam
sistem manajemen aset. Kasus ini menunjukkan bagaimana sistem
pengadaan elektronik diterapkan secara efektif di tingkat satuan kerja
untuk mendukung pelaksanaan program prioritas nasional dengan
prinsip efisiensi dan akuntabilitas.
3.5. Tantangan dan Inovasi Pengadaan Modern dalam Sistem
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Era disrupsi digital telah membawa transformasi mendasar dalam
ekosistem pengadaan barang/jasa pemerintah, di mana tuntutan
transparansi dan akuntabilitas harus berpadu dengan kebutuhan
efisiensi dan inovasi. Sistem pengadaan elektronik yang menjadi
tulang punggung modernisasi menghadapi tantangan kompleks

