Page 257 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 257

BAB  IV.

                     BARANG MILIK NEGARA











            Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah (BMN/D) merupakan pilar
            fundamental dalam tata kelola keuangan publik yang paradigmatis, di
            mana aset negara tidak hanya diposisikan sebagai instrumen pelayanan
            administratif, melainkan juga sebagai modal strategis pembangunan.
            Secara konseptual, pengelolaan aset publik merupakan bagian integral
            dari public financial management cycle yang mencakup perencanaan,
            penganggaran, pengadaan, pemanfaatan, dan pengawasan aset untuk
            mendukung pencapaian  tujuan pembangunan nasional (Schick,
            1998; Allen & Tommasi, 2001). Dalam perspektif teori public asset
            management, aset negara dipandang sebagai sumber daya ekonomi
            yang memiliki nilai strategis bagi peningkatan produktivitas sektor
            publik, penguatan kapasitas fiskal, dan penciptaan nilai tambah
            sosial-ekonomi (Common et al., 1992). Pendekatan ini menekankan
            pentingnya tata kelola aset yang berbasis nilai (value-based asset
            management), di mana setiap aset harus dikelola secara efisien,
            transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Lebih
            lanjut, pengelolaan  BMN/D juga terkait erat dengan prinsip asset
            lifecycle management, yaitu manajemen aset dari tahap perolehan
            hingga penghapusan, yang menuntut integrasi antara kebijakan
            pengadaan, pemeliharaan, dan optimalisasi pemanfaatan aset
            (Amadi-Echendu et al.,  2010; ISO 55000, 2014). Dengan demikian,
            pengelolaan  BMN/D  tidak  hanya  berorientasi  pada  administrasi
   252   253   254   255   256   257   258   259   260   261   262