Page 280 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 280
BAB I.
PENGENDALIAN,
PEMANTAUAN, DAN
EVALUASI KINERJA
PEMBANGUNAN NASIONAL
(E-MONEV)
Dalam tata kelola pembangunan nasional yang efektif, pengendalian
dan evaluasi kinerja bukan sekadar instrumen birokratis, melainkan
denyut nadi yang menjamin keberlanjutan dan akuntabilitas setiap
tahapan pembangunan. Kedua proses ini berfungsi sebagai sistem
umpan balik yang vital, menghubungkan antara perencanaan strategis
dengan implementasi di lapangan, sekaligus menjadi penjamin bahwa
sumber daya publik yang terbatas dialokasikan secara optimal untuk
mencapai outcome yang berdampak nyata. Tujuan atau strategi yang
telah direncanakan dan diimplementasikan perlu dikendalikan agar
tetap berada pada jalur yang sesuai. Fase ini menjadi penentu sejauh
mana strategi berhasil mencapai tujuan, serta apakah diperlukan
penyesuaian dengan mendeteksi masalah atau perubahan pada
asumsi dasar strategi (Pearce & Robinson, 2011). Dengan demikian,
pengendalian bertujuan memastikan strategi berjalan efektif dan
tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Proses ini mencakup tiga
aktivitas pokok yang saling berkaitan (David, 2009; Fard et al., 2011;
Pearce & Robinson, 2011). Secara regulatif, Peraturan Pemerintah
Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi
Pelaksanaan Rencana Pembangunan sebagai pelaksana Pasal 30
Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional, menegaskan bahwa kedua mekanisme
ini harus berjalan sinergis, bukan sebagai kegiatan insidental,

