Page 293 - Pembentukan Kebijakan Reforma Agraria, 2006-2007 Bunga Rampai Perdebatan
P. 293

M. Shohibuddin & M. Nazir S (Penyunting)

                internasional sebagai contoh untuk beberapa komodi-
                tas: sawit, udang, tuna, karet dan hutan tanaman
            •   Penciptaan lapangan usaha dan pertumbuhan baru, yang
                terutama terkait dengan peluang pengembangan ke-
                giatan usaha baru dan pemanfaatan pasar domestik an-
                tara lain hortikultura, ayam dan unggas, produk pangan
                olahan, produk kayu dan non-kayu.
            •   Pengembangan produk-produk baru, yang terkait
                dengan berbagai isu global dan kecenderungan per-
                kembangan masa depan antara lain rumput laut,
                bioenergi, biomedicine.
                Dengan adanya program RPPK ini diharapkan akan
            terjadi pengurangan petani gurem dengan laju pengurangan
            5 persen per tahun; petani, nelayan, dan petani hutan
            menguasai kegiatan usaha yang sesuai dengan skala keeko-
            nomiannya; pangsa jumlah petani dalam struktur tenaga
            kerja nasional seimbang dengan pangsa kontribusi pertanian
            dalam struktur pendapatan nasional; petani, nelayan, dan
            petani-hutan memiliki akses untuk turut melakukan dan
            menguasai kegiatan hulu dan hilir dalam sistem produksi-
            distribusi pertanian (sistem agribisnis); petani, nelayan dan
            petani-hutan memiliki akses sepenuhnya terhadap layanan
            dan sumberdaya produktif, seperti lahan, pembiayaan, infor-
            masi, teknologi, dan pasar; petani, nelayan, dan petani-hutan
            dilindungi dalam melakukan kegiatan usaha PPK serta
            memiliki kemampuan dan keberdayaan untuk mengembang-
            kan kegiatan PPK yang dilakukannya dan memiliki tingkat
            pendidikan, status gizi dan ketahanan pangan, serta kese-
            taraan gender yang baik.
                Dari sisi kondisi sumber daya alam diharapkan akan

            246
   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298