Page 295 - Pembentukan Kebijakan Reforma Agraria, 2006-2007 Bunga Rampai Perdebatan
P. 295
M. Shohibuddin & M. Nazir S (Penyunting)
ada tiga agenda pokok dalam kebijakan revitalisasi sektor
kehutanan berdasarkan refocusing Rencana Pembangunan
Jangka Menengah (RPJM) Kehutanan 2004-2009. Agenda
pertama, pertumbuhan sektor kehutanan rata-rata 2-3
persen per tahun sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi
nasional yang ditargetkan mencapai 6,6 persen per tahun
sampai tahun 2009. Tujuan dari agenda ini adalah mening-
katnya ekspor hasil hutan kayu dan non-kayu, serta masuk-
nya investasi baru secara proporsional, yaitu antara pengu-
saha besar dan usaha kecil dan menengah (UKM) baik dari
sektor hulu maupun hilir berbasis pengelolaan hutan lestari.
Agenda kedua adalah bergeraknya sektor riil kehutanan
dan usaha terkait yang berbasis usaha kecil menengah di
perkotaan dalam sentra-sentra bisnis perkayuan di jawa dan
di luar jawa. Tujuan agenda ini adalah penyerapan tenaga
kerja untuk mengurangi pengangguran di perkotaan.
Sedangkan agenda ketiga adalah memberdayakan
ekonomi masyarakat setempat baik di dalam maupun di
sekitar hutan, dengan cara memberi akses kepada mereka
dalam pemanfaatan hutan produksi melalui pemanfaatan
hutan produksi melalui pemanfaatan tanaman rakyat dan
pola kemitraan antara petani sekitar hutan dengan peru-
sahaan swasta maupun pemerintah.
Berkaitan dengan agenda tersebut, di Pulau Jawa akan
dilakukan peningkatan efektifitas pengelolaan hutan
produksi dengan meningkatkan keterlibatan masyarakat
dalam bentuk kerja sama pengelolaan. Dengan demikian,
status hutan yang dikelola tetap merupakan kawasan hutan
negara, sedangkan masyarakat diberi akses lebih luas untuk
memanfaatkan lahan tersebut. Di luar jawa, sebagian dari
248

