Page 40 - Seni Dan Teknik Mengajar Daring
P. 40

SENI DAN TEKNIK MENGAJAR DARING



               A.    Pengaruh Mengajar

                     Kebijakan  pemerintah  mengenai  pembelajaran  daring  sejak  pandemi  Covid-19  ini
               mengharuskan pengajar untuk melakukan pengajaran secara daring dari rumah. Pengajar yang

               biasanya melakukan pembelajaran secara konvensial harus dilakukan dengan jarak jauh yang
               membuat  pengajar  kelimpungan  dalam  membuat  metode  pembelajaran  agar  tetap  berjalan

               secara efektif dan efisien. Positifnya bagi pengajar dalam situasi pandemi Covid-19, pengajar

               akan  aman  dengan  tetap  berada  dalam  rumah.  Namun,  merubah  kebiasaan  sangatlah  sulit,
               kebiasaan  yang  sudah  mengakar  akan  menyulitkan  pengajar  untuk  beradaptasi  dengan

               lingkungan dan situasi baru.

                     Pembelajaan dari yang berlangsung massif saat Pandemi Covid-19 mengharuskan peserta

               ajar/siswa  untuk  belajar  jarak  jauh  dan  belajar  dirumah  dengan  bimbingan  dari  orang  tua.
               Karena pandemi ini, peserta pembelajar kurang dalam mempersiapkan diri. Seperti kurangnya

               motivasi, kesulitan pemanfaatan media gawai yang menjadi saran pembelajaran. Pembagian

               materi dari sekolah berupa video maupun materi tulisan menjadikan peerta/siswa mengalami
               kekagetan budaya. Keberadaan harus tinggal dan belajar dirumah mengurangi interaksi sosial

               secara  langsung  memabuat  siswa,  guru  dan  semaunya  merasa  jenuh  dan  bosan  dalam

               pembelajaran daring.

                     Fasilitas  yang  kurang  memadai,  menjadi  salah  satu  penyebab  peserta  ajar  kurang

               termotivasi  dalam  mengikuti  pembelajaran  daring.  Peserta  ajar  harus  dihadapkan  dengan
               sistem  online  yang  pembelajarannya  berupa  teori.  Yang  biasanya  peserta  ajar  melakukan

               praktik untuk mata pelajaran yang membutuhkan praktik tapi karena pandemi Covid-19 ini,
               membuat penyampaian materi tersebut hanya berupa  teori tanpa praktik. Hal ini menyebabkan

               peserta ajar lambat dalam menyerap pembelajaran, apalagi jika dilihat dari daya serap peserta

               ajar yang berbeda. Ada beberapa peserta ajar yang cepat menangkap pembelajaran namun ada
               juga beberapa yang lambat menyerap pembelajaran sehingga peserta ajar ini akan tertinggal

               dalam pembelajaran tersebut.

                     Adanya pandemi Covid-19 ini membuat pelajar/siswa mau tidak mau, suka tidak suka

               harus  berhadapan  dengan  teknologi  untuk  mendukung  pembelajaran.  Sekolah  harus
               menyiapkan  alat  dan  bahan  untuk  menyiapkan  bahan  ajar  dalam  pembelajaran  jarak  jauh.

               Untuk menjadi pembelajar online yang efektif seorang memerlukan cara tertentu yaitu peserta

               ajar harus dihadapkan pada berbagai pengalaman belajar. Sejalan dengan Drago menyatakan






                                                           40
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45