Page 25 - MODUL UNIVERSAL HEALTH COVERAGE
P. 25
e. Dokter spesialis tidak dapat bekerja secara maksimal karena
serba dibatasi, sehingga mengurangi utilisasinya
(pemanfaatannya). Hal ini dapat menurunkan motivasi dokter
spesialis dalam menangani pasien BPJS.
f. Sistem remunerasi (total kompensasi yang diterima oleh
pegawai sebagai imbalan dari jasa yang telah dikerjakannya,
baik berupa uang maupun benefit lainnya) adil, transparan, dan
proporsional menjadi tantangan tersendiri, terutama
kebanyakan rumah sakit mempunyai bargaining power (daya
tawar) yang lebih rendah terhadap keberadaan dokter spesialis
yang sangat dibutuhkan rumah sakit. Keterbatasan jumlah
dokter spesialis menjadikan bargaining power dokter spesialis
terhadap rumah sakit. Banyak dokter spesialis yang bukan
pegawai tetap rumah sakit.
c. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
1) Dampak Positif
a. BPJS sebagai penyelenggara JKN dapat mengumpulkan
dana dari iuran peserta BPJS sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, dari dana tersebut
disalurkan untuk membayar klaim rumah sakit untuk biaya
pelayanan kesehatan yang telah dilaksanakan oleh rumah
sakit. BPJS juga menyalurkan dana kapitasi untuk FKTP.
Jika dana yang terkumpul berlebih dapat diinvestasikan
untuk usaha yang produktif agar dana tidak menganggur.
Dana kapitasi adalah besaran pembayaran per bulan yang
dibayar kepada FKTP berdasarkan jumlah peserta yang
terdaftar tanpa memperhitungkan jenis dan jumlah
pelayanan kesehatan yang diberikan.
b. Ada lapangan kerja baru sebagai pegawai BPJS dari peran
leadership dan manajerial sampai ke pegawai pelaksana.
16