Page 57 - MODUL UNIVERSAL HEALTH COVERAGE
P. 57
membayar fasilitas kesehatan dengan mekanisme lain yang berhasil
guna.
c. BPJS Kesehatan membayar pelayanan yang dilakukan oleh fasilitas
kesehatan tingkat lanjutan berdasarkan cara Indonesian Case
Based Groups (INA-CBGs).
d. Komponen-komponen biaya yang dibayarkan dalam kapitasi
mencakup jasa dokter, dokter gigi, dan tenaga medis, obat, alat
medis, bahan medis habis pakai, dan administrasi.
e. Komponen biaya yang dibayarkan dalam INA-CBGs mencakup
jasa dokter dan tenaga medis, akomodasi rawat inap, bahan medis
habis pakai, alat kesehatan, prosedur/tindakan, administrasi.
f. BPJS Kesehatan membayar tagihan fasilitas kesehatan yang
bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk pelayanan-pelayanan
yang tidak termasuk dalam kapitasi atau INA-CBGs, yaitu:
i. Pelayanan skrining
ii. Pelayanan rujuk balik mencakup obat dan pemeriksaan
penunjang
iii. Pelayanan ambulans
iv. Alat kesehatan di luar daftar INA-CBGs yang ditetapkan oleh
Menteri Kesehatan
g. BPJS Kesehatan membayar tagihan pelayanan gawat darurat yang
dilakukan oleh fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan
BPJS Kesehatan sesuai dengan besaran tarif INA-CBGs yang berlaku
di wilayah domisili fasilitas kesehatan tersebut.
(6) Fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik biaya pelayanan kesehatan
kepada peserta JKN untuk:
a. Manfaat medis yang dijamin oleh JKN di fasilitas kesehatan tingkat
pertama dan tingkat lanjutan;
b. Pelayanan gawat darurat yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan yang
bekerja sama atau yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan;
48