Page 47 - Modul - Hospital Public Relation
P. 47

berakarkepadatradisisertadataistiadat,berkembangdaridahulu

                               hinggasekarangdantelahditerimasebagaimanaadanyatanpa

                               kesadarandankritikdarigenerasilamaolehgenerasimuda.

                                  Opiniumum biasanyaberdasarkannilaidannorma-normayang

                               berwujud sanksi-sanksi sosial, sehingga ada orang yang
                               mempersoalkannya berartimempersoalkan kaidah-kaidah sosial

                               yang padadasarnyasudahtidakdapatdipersoalkan lagikarena
                               telah diterimamenuruttradisidanadatistiadat.Sebagaicontoh

                               mengenaiopiniumum inimisalnyaadanyaopiniyangmendukung
                               monogamidiberbagainegara ataupun sebaliknya.Opinidisuatu

                               negaramenyetujuiadanyapoligamiselainituadanyasikapsaling

                               menghormatterhadapbenderakebangsaanpadasetiapnegara.

                                  Dengandemikianmakaopiniumum itumerupakan iklim sosial

                               dimana sebagian besarbersumberpada opinipersona,opini
                               kelompokdemikianjugaopinipublik.Walaupunopiniiniadalah

                               opiniyangmenetapdanbersifatstatis,namunapabilaadasuatu

                               peristiwayangcukupmenggoncangkanataupunrangsanganyang
                               hebatdariluarsehinggamenimbulkanmasalahyangkontroversial

                               makaakanmampu menggoyahkan opiniumum menjadiopini
                               publikyangdinamis,bahkantidaksampaidisitusajakarenaopini

                               publiktersebutdapatagresif.


                                  Akan tetapi sebaliknya opini publik yang menetap dan
                               solid/padatatauopinipublikyangmantaplamakelamaanakan

                               meresapdan padaakhirnyamenjadinilaidan norma-normadan
                               kemudian dapat dirasakan sebagai suatu iklim sosial dan

                               selanjutnyaakanmenjadiopiniumum.


                                  Faktor-faktoryangdapatmembentukpendapatumum menurut
                               D.W. Rajeki (Ruslan, 1999)mempunyaitigakomponenyang


                                                              38
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52