Page 35 - E-Modul Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Berbasis ESD
P. 35
21
Selanjutnya, air luapan dari ruangan media filter dialirkan ke ruang
resapan. Kegiatan tersebut sejalan dengan beberapa target SDGs,
terutama SDGs 6 terkait dengan peningkatan sanitasi dan kualitas air
serta SDGs 3 mengenai peningkatan kesehatan. Sistem tangki septik
biofilter membantu meningkatkan sanitasi dengan mengolah limbah
domestik secara efisien, mencegah pencemaran lingkungan dan
penyebaran penyakit yang disebabkan oleh limbah domestik yang tidak
terkelola dengan baik.
Proses pengolahan limbah di dalam tangki septik biofilter juga membantu
mengurangi pencemaran air dengan menghilangkan zat-zat organik dan
mengurangi jumlah bakteri patogen dalam limbah cair sebelum dibuang
ke lingkungan. Selain itu, penggunaan media filter alami seperti batu
pecah, batu apung, dan pasir dalam tangki septik biofilter membantu
menyaring limbah dan meredam dampak negatif terhadap lingkungan
sekitar.
2. Instalasi pengolahan limbah cair domestik (IPLCD) biasanya dibangun
untuk perkantoran, restoran, hotel, dan rumah sakit. Pengolahan limbah
cair ini meliputi tiga proses, yaitu fisik, kimiawi, dan biologis. Urutan
tahapan pengolahannya adalah sebagai berikut:
1. Pengolahan pendahuluan (penyaringan), yaitu dengan
menyaring benda-benda kasar yang terbawa dalam limbah cair,
mencampur limbah dalam bak ekualisasi, dan mengatur agar
aliran limbah yang menuju ke bak aerasi selalu tetap (tidak
berfluktuasi).
2. Pengolahan pertama (pengendapan), yaitu dengan
mengendapkan pasir dan partikel padatan lainnya.
E-Modul Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup - Fase E