Page 37 - E-Modul Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Berbasis ESD
P. 37
23
Pada penanganan sistem setempat industri membuat instalasi
pengolahan limbah sendiri. Biasanya penanganan setempat memerlukan
biaya besar. Limbah yang dihasilkan diupayakan sesedikit mungkin dan
dapat dimanfaatkan kembali.
2. Penanganan sistem terpusat.
Sistem ini dikembangkan di daerah kawasan industri yang menghasilkan
berbagai jenis limbah berbeda. Apabila limbah dari berbagai industri
dicampur atau disatukan, akan menyulitkan proses pengolahan. Oleh
karena itu, masing-masing industri harus melakukan pengolahan terlebih
dahulu hingga efluen limbah memenuhi syarat tertentu sebelum masuk ke
jaringan air kotor dan IPAL (instalasi pengolahan air limbah).
Gambar 19. Penanganan Sistem Terpusat
(Sumber: lihatjambi.com)
Sistem penanganan limbah industri, baik setempat maupun terpusat,
mendukung pencapaian SDGs 6 terkait air bersih dan sanitasi, SDGs 11
mengenai kota dan pemukiman berkelanjutan, dan SDGs 12 mengenai
produksi dan konsumsi bertanggung jawab. Penanganan setempat
memungkinkan kontrol kualitas yang baik meski biaya tinggi, sedangkan
sistem terpusat lebih efisien biaya dan konsisten jika industri melakukan
pre-treatment. Kedua sistem ini, bila dikelola dengan baik, dapat
mengurangi pencemaran lingkungan dan memastikan pengelolaan
limbah yang bertanggung jawab.
E-Modul Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup - Fase E