Page 18 - Sosiologi SMA Kelas XI Rev
P. 18
Selain itu, M. Sherif dan C.W. Sherif (dalam Walgito, 2011) juga
mengu raikan karakteristik kelompok sosial sebagai berikut.
a. Adanya Interaksi
Interaksi adalah saling memengaruhi antara individu yang satu dengan
individu lainnya (mutual influences). Interaksi dapat berlangsung secara
fisik, nonverbal, emosional, dan sebagainya, yang merupakan salah satu
sifat dari kehidupan kelompok.
b. Adanya Tujuan
Orangorang yang tergabung dalam kelompok lazimnya memiliki beberapa
tujuan ataupun alasan. Tujuan dapat bersifat intrinsik, misalnya tergabung
dalam kelompok memberikan perasaan nyaman dan bahagia. Pada sisi
lain, tujuan juga dapat bersifat ekstrinsik, yakni demi mencapai suatu
tujuan yang tak mungkin dicapai secara individual, tapi dapat diraih jika
bersamasama. Ini disebut dengan common goals (tujuan bersama), yang
sering kali menjadi faktor pemersatu kelompok.
c. Terdapat Struktur yang Jelas
Biasanya, kelompok mempunyai struktur (a stable pattern of relationships
among members). Ini berarti bahwa peran, norma, dan hubungan
antaranggota diatur secara jelas. Peran dari masingmasing anggota
disesuaikan dengan kedudukan serta kemampuannya. Norma dirumuskan
Sumber: Dokumen penerbit
sebagai aturan yang mengatur perilaku anggota kelompok. Adapun
Gambar 1.4 Interaksi antaranggota dalam
kelompok sosial lazimnya dilakukan untuk hubungan antaranggota (intermember relation) dapat didasarkan atas
mencapai tujuan bersama banyak faktor, seperti otoritas, dan ketertarikan.
d. Adanya Perasaan sebagai Kesatuan
Dalam hal ini, kelompok sosial dipersepsikan sebagai suatu keseluruhan
(unified whole). Hal ini memiliki arti bahwa setiap anggota merasa
dirinya sebagai satu kesatuan dengan sejumlah anggota lain. Adanya
persatuan ini dapat memberikan pengaruh rasa solidaritas dari individu
kepada kelompok.
Fakta Sosiologi
Tolak RUU KUHP-Revisi UU KPK, Mahasiswa Demo DPR
Jakarta Sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus “Jadi yang pertama kita sangatsangat menyayangkan
menggelar demonstrasi di gedung DPR/MPR. Mereka permasalahanpermasalahan yang terjadi belakangan ini.
menya takan menolak RUU KUHP dan UU KPK yang baru Mulai dari korupsi sampai dengan demokrasi di Indonesia
disahkan. yang makin lama makin terancam. Karena dari revisi
Pantauan detikcom, Kamis (19/9/2019), mahasiswa UndangUndang KPKnya saja itu tidak pro pada upaya
berkumpul di depan gerbang DPR/MPR di Jl Gatot Subroto, pemberantasan korupsi yang justru malah disahkan,” kata
Jakarta. Tampak dari mereka membawa sejumlah spanduk Ketua BEM UI Manik Marganamahendra di lokasi.
serta poster yang berisi penolakan terhadap RKUHP dan “Kedua, adanya wacana untuk akhirnya mengesahkan
UU KPK. RKUHP padahal juga pasalpasal di dalamnya juga masih
6 Sosiologi Kelas XI