Page 28 - Sejarah Kebudayaan Islam MTs Kelas IX
P. 28
a. Teori Arab
Teori Arab dikemukakan oleh beberapa tokoh, di antaranya Crawfurd, Keyzer, Van Leur,
Anthony H. Johns, T.W. Arnold, Buya Hamka, Naquib AlAttas, dan M. Yunus Jamil.
Teori Arab juga dikenal dengan teori Mekah. Teori ini menjelaskan bahwa Islam datang
ke Indonesia dibawa langsung oleh pedagang dari Arab pada abad ke7 Masehi. Teori ini
berdasarkan beberapa bukti sebagai berikut.
1) Pada tahun 674 M atau abad ke7 M, sudah terdapat perkampungan Arab (Islam)
di pantai barat Sumatra. Hal ini dengan pertimbangan bahwa telah didirikannya
perkampungan di Kanton (Tiongkok) oleh para pedagang Arab sejak abad ke4 M,
dibuktikan dengan berita dari Tiongkok. Para pedagang tersebut melakukan pernikahan
dengan penduduk lokal sehingga terbentuk komunitas muslim.
2) Adanya persamaan mazhab yang dianut Kerajaan Samudera Pasai dengan Mesir dan
Mekah, yaitu mazhab Syafi’i.
3) Rajaraja Samudera Pasai menggunakan gelar AlMalik, yang biasanya digunakan
dalam budaya Islam di Mesir.
Niemann dan de Hollander merupakan pendukung teori ini, mereka berpendapat
bahwa sumber Islam di Nusantara bukan dari Mesir, tetapi dari Hadramaut. Pada tahun
1969 M dan 1978 M, para ahli mendukung bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad
ke7 Masehi. Dengan demikian, teori Arab menjadi teori paling kuat tentang awal mula
masuknya Islam ke Indonesia, dengan pedagang Arab yang memiliki peran langsung dalam
penyebaran Islam ke Indonesia.
b. Teori Gujarat
Teori India atau Gujarat dikemukakan
pertama kali oleh Pijnappel, yang
menyatakan bahwa Islam masuk ke
Indonesia berasal dari India yang
dibawa orangorang Arab yang telah
lama tinggal di sana. Teori ini juga
dikemukakan oleh Snouck Hurgronje,
yang menyatakan masuknya Islam
ke Indonesia berasal dari Malabar
dan Coromandel yang merupakan
pelabuhanpelabuhan di India. Sumber: https://bit.ly/4gbKPir
Selanjutnya, Snouck Hurgronje Gambar 1.4 Nisan Sultan Malik As-Saleh
men jelaskan bahwa masuknya Islam
ke Indonesia melalui perantara penduduk dari Deccan (India) yang menetap di pelabuhan
Indonesia. Pernyataan ini didukung dengan adanya kesamaan mazhab antara umat Islam
di Indonesia dengan yang berlaku di Pantai Coromandel. Pendapat Snouck Hurgronje
dikembangkan oleh Morisson pada tahun 1951 M, yang menyatakan bahwa Pantai
Coromandel merupakan pelabuhan tempat bertolaknya pedagang muslim ke Indonesia dan
dari sanalah Islam datang. Teori Gujarat ini disertai dengan beberapa bukti sebagai berikut.
8 8 Sejarah Kebudayaan Islam MTs Kelas IX