Page 122 - Master BW_Pengantar Akuntansi untuk Perusahaan Jasa dan Dagang_ok (fix)
P. 122

Pada  sistem  periodik  harga  pokok  penjulan  dihitung  pada  setiap  akhir

               periode,  dengan  melakukan  perhitungan  fisik  persediaan.  Berdasarkan
               kasus di atas setelah dilakukan perhitungan fisik pada 31 Desember 2022

               sisa persediaan Mukenah A adalah sebanyak 5 pcs, dengan menggunakan
               metode  LIFO,  maka  perhitungan  harga  pokok  penjualannya  adalah

               sebagai berikut:


               Persediaan akhir 31 Desember 2022  5 pcs x Rp. 80.000 : Rp. 400.000

               Harga Pokok  Penjualan: Barang tersedia  untuk dijual-  Persediaan

               akhir

               Harga Pokok Penjualan : Rp. 2.550.000 – Rp. 400.000


               Harga Pokok Penjualan :  Rp. 2.150.000



               Ilustrasi di atas memberikan gambaran bahwa barang yang dibeli diakhir,

               dijual  terlebih  dahulu,  sehingga  nilai  persediaan  akhir  sesuai  dengan
               harga  yang  pertama.  Pada  ilustrasi  RARA  Online  Shop  diperoleh  nilai

               persediaan  akhirnya  Rp.  400.000  (5  pcs  x  Rp.  80.000),  Rp.  80.000
               merupakan harga perolehan yang pertama. Sementara barang yang dijual

               merupakan barang yang dibeli paling terakhir.

               11.5 Metode Rata-Rata
               Metode ini dalam menentukan harga pokok penjualan setiap akhir
               periode menggunakan harga rata-rata tertimbang. Perhatikan ilustrasi

               RARA Online Shop berikut











                                                 111
   117   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127