Page 48 - EBOOK BIOLOGI SMA KELAS X
P. 48
Drynaria sparsisora
Rimpangnya tegak, bersisik, mengecil pada pangkal,
kaku, kemudian akan gugur setelah dewasa, padat.
Daunnya dimorfik, foliage, pinnatifid, panjang dapat
mencapai 60-70 cm termasuk stipe. Sorus umumnya
kecil, teratur.
Ekologi: Epifit, di tempat ternaungi, ditemukan di
ketinggian 800 mdpl.
Spesimen : Hutan penggaon, kabupaten semarang,
Provinsi Jawa tengah, Februari 2020.
Gambar 5.9. Drynaria sparsisora
Pyrrosia Mirbel
Epifit; rimpangnya ramping, umumnya tanaman ini menjalar panjang dan
bersisik,sisiknya rata; daun bertangkai pendek, tunggal, rata, berdaging, vein – vein kurang
lebih tersembunyi, permukaan kurang lebih ditutpi oleh bulu stellate, bulu di adaxial.
Pyrrosia pilloselloides
Rimpang menjalar panjang, bersisik kecil, stipe
tidak ada pada daun steril, daun fertil panjang 1 cm,
dan steril panjang 3-6 cm, mendekati bulat,
terkadang eliptic melebar, apex bulat lebar,
tekturnya sangat berdaging, permukaan halus.
Tersebar bulu stellate, mengecil perlahan ke
pangkal.
Ekologi : Epifit, tumbuh di tempat terbuka,
ditemukan di ketinggian 500 m
Spesimen: Cagar alam Darupono, Kendal,
Semarang, Provinsi Jawa tengah, 14 Februari 2020
Gambar 5.10. Pyrrosia pillaselloides
47

