Page 49 - EBOOK BIOLOGI SMA KELAS X
P. 49

6.  Famili Aspleniaceae

               Kebanyakan epifit, menempel di batu, rimpang tegak atau mendekati tegak, bersisik, daun

               monomorfik,  dengan  daun  fertil  lebih  panjang  dan  lebih  tegak  dibandingkan  daun  steril,
               lamina bervariasi, tunggal hingga 4 – pinnate, umumnya dengan rambut kelenjar halus dab

               beberapa sisik linier, vein – vein bebas hingga anastomosing, sorus muncul pada vein, lunate
               hingga linier, indusial ada, sepanjang sorus, sporangium dengan 1 baris sel, annulus vertical,

               terhalang oleh tangkai sporangium, spora monolete.

               1.      Rimpang tegak atau menjalar pendek, daun berkelompok, lamina tunggal 4 – pinnate,
               pangkal vein basioscopik di costa terlihat jelas .................Asplenium

               Rimpang  menjalar  panjang,  daun  soliter,  lamina  hanya  1-pinnate,  jarang  tunggal,  pangkal
               vein basioscopik di costa tidak terlihat ...............................Lainnya

               Frond  simple  atau  pinnate,  pertulangan  daun  bebas.  Sori  memanjang,  dilindungi  oleh
               indisium tipis, di cabang  tulang daun,  membuka ke arah  tulang daun,  membuka ke arah

               tulang daun utama. Spora berperispor.

               A.      Frond tunggal, rachis glabrous, tepi pinna entire................. A.nidus
               B.      Frond pinnate, rachis bersisik, tepi serrate........................... A.pellucidum

               Asplenium nidus


                                                                       Frond tunggal, panjang mencapai 2

                                                                m.  Stipe  pendek,  ±  5  cm,  coklat  gelap,
                                                                glabrous. Rachis  hijau kecoklat, glabrous.

                                                                Pinna  steril  dan  fertil  dengan  bentuk  dan
                                                                ukuran  sama,  ujung  acute  atau  circinate

                                                                pada  frond  muda, tapi  entire, tulang daun

                                                                bebas ,  saling menyatu  sebelum mencapai
                                                                tepi. Sori linier, menempel pada salah satu

                                                                sisi  tulang  daun  sekunder,  panjangnya
                                                                hampir  setengah  dari  lebar  lamina,

                                                                dilindungi  oleh  indusium  ketika  masih
                                                                muda;  indusium  bentuk  lembaran  sempit,


                                                                  tipis, hijau. Sporangium berisi > 32 spora
                      Gambar 5.11. Asplenium nidus
                                                                  homospora.  Spora  monolet,  globrous,

               perispor cristate, warna kuning bening, apertur linier.



                                                                                                       48
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54