Page 54 - EBOOK BIOLOGI SMA KELAS X
P. 54
Ekologi : Teresterial, tumbuh di tempat terbuka hutan primer sub alpin, ditemukan di
ketinggian 2000 mdpl.
Spesimen : Gunung lawu, kabupaten karangayar, Jawa tengah, 05 Februari 2020
Stenochlaea J.Smith
Rimpang menjalar atau memanjat, hjau dan bersisik ketika dewasa, pertumbuhan
akhir hanya ditutupi dengan sisik coklat imbricating membulat peltate, menghasilkan daun
atau akar di semua sisi, stipe memiliki jarak dengan rimpang, gundul, daun tunggal pinnate,
dimorfik, pinna lateral umumnya tersambung, daun steril memiliki pinna eliptic mengecil,
tepi sedikit bergerigi, vein – vein membentk baris tunggal dari areoles memanjang mengecil
dekat dengan costa, sebagian bebas, oblique, bercabang, tanpa vain utama, kelenjar hadir di
tepi pinna dekat dengan pangkal, daun fertil dengan pinna linear mengecil, permukaan bawah
tertutup sporangium.
Deskripsi:
Rimpang menjalar atau memanjat; stipe panjang 25 cm, beralur di adaxial menyambung
dengan rachis, rachis beralur di adaxial,
daun panjang 110 cm, lebar dengan 28
pasang pinna dan sebuah terminal pinna,
sebagian atas pinna tereduksi, bagian
bawah tidak, pinna steril bertangkai
sangat pendek, tersambung dengan rachis,
panjang 22 cm, lebar 3 cm, pangakal
cuneate lebar, apex acuminate, bercahaya,
bagian bawah lebih Gambar
Gambar 5.16. Stenochlae sp Pucat dibandingkan atas, pinna subur
panjangnya sekitar 30 cm lebar 5 mm,
sporangium menutupi seluruh permukaan bawah pinna fertil kecuali midrib dan margin yang
sangat kecil.
9. Famili Adiantacea
Berukuran kecil hingga sedang, kebanyakan teresterial, rimpang menjalar, daun terbagi
bervariasi, percabangan daun muncul dikedua sisi cabang pertama, sorus tanpa indusial,
terkdang dilindungi oleh flap yang menggulung atau margin lamina yang menggulung,
terminal di vein, atau menyebar sepanjang vein atau beberapa jenis sorus menyebar lateral.
53

