Page 60 - EBOOK BIOLOGI SMA KELAS X
P. 60
Microlepia presl
Rimpang menjalar, sedikit berambut pendek kecil ketika muda, tumbuh 2 baris stipe,
umumnya berdekatan; sistem pembuluh solenostele tunggal; stipe umumnya berambut
halus; rachis beralur dangkal, costa dan costule sedikit beralur, lamina 2-4 pinnate, ovate-
acute atau deltoid (pinna terbawah agak mengecil); pinna umumnya oblique, anceolate
hinggga deltoid mengecil, pinnule acroscopic lebih panjang dibandingkan basioscopic di
sudut lebar pinna – rachis; lobe akhir pada pangkal sisi tidak sama, umumnya crenate atau
lobed, tekstur tipis, variasi rambut pada vein dan permukaan; sorus terminal di vein,
mendekati margin, sering dekat di pangkal sinud anatara lobe pinnule, insudium tipis,
bentuk mangkuk, mencapai pangkal dan margin, apex truncate, permukaan berambur;
spora tetrahedral.
Microlepia sp
Rimpang menjalar, tumbuh 2 stipe; stipe beralur dangkal di adaxial,stipe dan
rachis coklat kemerahan, berambut putih halus, adaxial rachis, costa, sedikit beralur yang
tersambung dengan alur dari stipe, berambut putih halus, lamina 2- pinnate, panjang 70
cm,lebar 40 cm, bagian terlebar di dekat
pangkal, sedikit lanceolate hingga deltoid,
dengan pinna terbawah mengecil; pinna
panjang 20 cm, lebar 6 cm, lanceolate,
pangkal obtuse, apex acuminate, sessile;
pinnule alternate, sessile, panjang 2-3 cm,
lebar 0,6 cm, margin pinnule bergerigi,
vein – vein bebas hingga bercabang, sorus
bulat, di sinus pinnule, terminal di vein;
sinus dan margin daun menggulung
membentuk indusium semu.
Gambar 5.23. Microlepia sp Ekologi : Teresterial, tumbuh di tempat
terbuka dan sedikit teranungi ditemukan
diketinggian 800, 1500, dan 1800 mdpl.
Spesimen : Gunung lawu, kec. Tawangmangu, kab, karangayar, jawa tengah 05 Februari
2020.
59

