Page 12 - E-BOOK_HKI
P. 12
BAB III
KEANEKARAGAMAN BURUNG DAN KOMPOSISI POHON
1) Keanekaragaman Burung
Keanekaragaman burung merupakan kelimpahan burung di suatu daerah. Jumlah
burung menunjukkan indeks keanekaragaman burung di suatu daerah dan universalitas
populasi. Keanekaragaman burung berkaitan dengan keseimbangan komunitas. Manfaat
burung sebagai komoditi ekonomi, manfaat utama sebagai penjaga kestabilan ekosistem.
Jenis-jenis burung yang hidup di daerah mangrove tampaknya tidak terlalu berbeda
dengan jenis-jenis yang hidup di daerah hutan sekitarnya. Mereka menggunakan mangrove
sebagai habitat untuk mencari makan, berkembangbiak atau sekedar beristirahat bagi
beberapa jenis burung air, seperti Burung Kuntul (Egretta sp.), Burung Bangau
(Ciconiidae) atau Burung Pecuk (Phalacrocracidae).
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keanekaragaman burung pada suatu
tempat, seperti faktor ketersedian pakan, keadaan habitat, tingkat kerapatan tumbuhan, dan
pengaruh dari gangguan manusia.
Berikut adalah keanekaragaman burung yang ada di daerah sekitar Mangrove Wonorejo
Surabaya:
1. Burung Kokokan Laut
Famili : Ardeidae
Nama Ilmiah : Butorides striata
Nama Lokal : Kokokan Laut
Sumber : Ajeng Ramadhani, 2019
Kokokan laut merupakan burung berukuran sedang. Dominan berwarna abu-
abu, memiliki mahkota kehijauan mengkilap, jambul panjang berjuntai, terdapat garis
hitam dari pangkal paruh ke bawah sampai mata dan pipi. Sayap dan ekor berwarna
biru kehitaman, mengkilap kehijauan, dan berpinggir warna kuning. Bagian perut
berwarna abu-abu kemerah jambuan, dagu berwarna putih. Iris burung kokokan laut ini
berwarna kuning, paruh berwarna hitam dan kaki berwarna kehijauan.
8