Page 7 - E-BOOK_HKI
P. 7
3) Keanekaragaman Tingkat Ekosistem
Ekosistem memiliki suatu kesatuan yang terbentuk oleh hubungan timbal balik
dari makhluk hidup (komponen biotik) dengan lingkungannya (komponen abiotik).
Setiap ekosistem mempunyai karakteristik lingkungan fisik tertentu, lingkungan
kimia, jenis tumbuhab atau vegetasi, dan jenis hewan yang. Kondisi lingkungan dari
makhluk hidup sangatlah beragam sehingga menyebabkan terdapat berbagai jenis
makhluk hidup yang juga beragam. Keanekaragaman ini disebut dengan
keanekaragaman tingkat ekosistem.
Terdapat faktor abiotik yang dapat mempengaruhi faktor biotik yaitu tanah,
udara, air, suhu, iklim, cahaya, kelembapan, dan pH. Variasi dari faktor abiotik ini
dapat menyebabkan kondisi yang berbeda-beda dalam setiap ekosistem, dan dapat
dilihat dari tingkatan organisasi dalam kehidupan suatu di ekosistem. Secara umum
terdiri dari 2 ekosistem utama, yakni ekosistem perairan (ekosistem aquatik) dan
ekosistem darat (eksosistem terestrial). Pada ekosistem darat terdiri dari beberapa
bioma yaitu bioma rumput, bioma padang gurun, bioma hutan gugur, bioma hutan
taiga, bioma tundra, bioma savana, dan bioma hutan hujan tropis. Bioma memiliki
arti yakni sebagai kesatuan iklim dominan dengan vegetasi serta fauna yang hidup
didalam iklim dominan tersebut, dan juga dapat diartikan dengan suatu daratan yang
luas mempunyai karakteristik komponen abiotik dan biotik. Selain itu juga terdapat
ekosistem perairan yang terdiri atas ekosistem laut, ekosistem air tawar, ekosistem
terumbu karang, ekosistem hutan bakau, dan ekosistem pantai.
Contoh keanekaragaman tingkat ekosistem
Sumber : Dokumentasi pribadi di daerah Mangrove Wonorejo Surabaya, 2021
Gambar 1.3 Keanekaragaman tingkat ekosistem
(a) Tambak, (b) Sungai, (c) Mangrove
3. Kegiatan Manusia Yang Berpengaruh Terhadap Keanekaragaman
Hayati
Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Namun,
kenakeragaman hayati kini semakin lama dapat berkurang yang disebabkan oleh
aktivitas manusia. Aktivitas dari manusia memiliki dampak postif dan negatif terhadap
keanekaragaman hayati. Manusia melakukan beberapa aktivitas guna untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari, dan dari beberapa aktivitas tersebut banyak juga yang
3