Page 27 - ASAM BASA E-MODUL FIX
P. 27
D. DERAJAT KEASAMAN (pH )
Kekuatan asam-basa dapat dinyatakan dalam bentuk angka yang dikenal
dengan istilah pH (power of Hydrogen). Konsep pH tersebut diusulkan oleh S.P.L
Sorenson, seorang ilmuwan Denmark.
(Sandri Justiana, 2009)
Sorenson mengusulkan konsep “pH” agar memudahkan pengukuran dan perhitungan
untuk mengikuti perubahan konsentrasi ion H dalam suatu larutan.
+
1. Mengukur pH Larutan Secara Teoritis
Menurut Sorenson, pH merupakan fungsi negatif logaritma dari konsentrasi ion H
+
dalam suatu larutan, dan dirumuskan sebagai berikut.
pH = - log [H ]
+
Dengan analogi yang sama, untuk menentukan nilai konsentrasi OH dalam larutan
-
dapat digunakan rumus nilai pOH.
-
pOH = - log [OH ]
(Unggul Sudarmo, 2014)
Konsentrasi ion H (dan OH ) dalam larutan selalu berada dalam kesetimbangan
-
+
dengan molekul air. Oleh karena itu, perhitungan [H ] dalam larutan asam dan basa dapat
+
diperoleh dari kesetimbangan reaksi auto-ionisasi sebagai berikut:
Dengan tetapan kesetimbangannya, Kw:
-
+
K [H2O] = [H ] [OH ]
Kw = [H ] [OH ]
-
+
(J.M.C. Johari, 2009)
Jadi, dengan menggunakan konsep – log = p, maka:
- log Kw = - log [H ] [OH ]
+
-
- log Kw = (- log [H ]) + ( - log [OH ])
+
-
pKw = pH + pOH
pH + pOH = pKw