Page 28 - IPS 2
P. 28

pihak yang berkepentingan. Penilaian proses pembelajaran IPS menggunakan
                  pendekatan penilaian autentik (authentic assesment) yang menilai kesiapan
                  peserta  didik,  proses,  dan  hasil  belajar  secara  utuh.  Keterpaduan  penilaian
                  ketiga  komponen  tersebut  akan  menggambarkan  kapasitas,  gaya,  dan
                  perolehan belajar peserta didik atau bahkan mampu menghasilkan dampak
                  instruksional (instructional effect) dan dampak pengiring (nurturant effect)
                  dari pembelajaran. Hasil penilaian autentik dapat digunakan oleh guru untuk
                  merencanakan  program perbaikan (remedial),  pengayaan (enrichment),
                  atau layanan konseling. Selain itu, hasil penilaian autentik dapat digunakan
                  sebagai bahan untuk memperbaiki  proses pembelajaran  sesuai dengan
                  Standar Penilaian Pendidikan. Evaluasi proses pembelajaran dilakukan saat
                  proses pembelajaran dengan menggunakan instrumen yang berupa: angket,
                  observasi, catatan anekdot,dan refleksi.

                  2.  Karakteristik Penilaian Pembelajaran IPS

                    Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan
                  penilaian :

                  a.  Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian Kompetensi Dasar (KD)
                     pada Kompetensi Inti (KI-1, KI-2, KI-3, dan KI-4).

                  b.  Penilaian  menggunakan  acuan  kriteria,  yaitu  penilaian  yang dilakukan
                     dengan membandingkan capaian siswa dengan kriteria kompetensi yang
                     ditetapkan. Hasil penilaian baik yang formatif maupun sumatif seorang
                     siswa tidak dibandingkan dengan skor siswa lainnya namun dibandingkan
                     dengan penguasaan kompetensi yang dipersyaratkan.

                  c.  Penilaian  dilakukan  secara  terencana  dan  berkelanjutan. Artinya  semua
                     indikator  diukur, kemudian hasilnya  dianalisis  untuk menentukan
                     kompetensi dasar (KD) yang telah dikuasai dan yang belum, serta untuk
                     mengetahui kesulitan belajar siswa .

                  d.  Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut, berupa program
                     peningkatan  kualitas  pembelajaran,  program  remedial  bagi  siswa yang
                     pencapaian kompetensinya di bawah KBM/KKM, dan program pengayaan
                     bagi  siswa  yang  telah  memenuhi  KBM/KKM.  Hasil  penilaian  juga
                     digunakan sebagai umpan balik bagi orang tua/wali siswa dalam rangka
                     meningkatkan kompetensi siswa.












                18      Buku Guru Kelas VII SMP/MTs
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33