Page 41 - E-MODUL PEMANASAN GLOBAL
P. 41
F PENANGGULANGAN PEMANASAN GLOBAL
Pemanasan global terjadi akibat jumlah gas rumah kaca yang dilepaskan
ke atmosfer terus mengalami peningkatan secara signifikan. Sehubungan
dengan terjadinya pemanasan global tersebut, sebagian besar pemerintahan
negara-negara di dunia telah membuat kesepakatan internasional. Berikut ini
hasil kesepakatan Dunia Internasional dalam upaya penanggulangan dampak
pemanasan global.
1. IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change)
Pada tahun 1988, Badan PBB untuk lingkungan (United Nations
Environment Programme) dan organisasi meteorologi dunia (World
Meteorology Organization) mendirikan sebuah panel antar pemerintah untuk
perubahan iklim yang dikenal dengan IPCC (Intergovernmental Panel on
Climate Change) yang terdiri atas 300 lebih pakar perubahan iklim dari seluruh
dunia. IPCC bersekretariat di Jenewa (Swiss) dan bertemu satu tahun sekali di
sebuah rapat pleno yang membahas tiga hal utama, yaitu (1) informasi ilmiah
mengenai perubahan iklim, (2) dampak, adaptasi dan kerentanan, dan (3)
mitigasi perubahan iklim
Pada tahun 1990 dan 1992, IPCC menyimpulkan bahwa penggandaan
jumlah gas rumah kaca di atmosfer mengarah pada konsekuensi serius bagi
masalah sosial, ekonomi, dan sistem alam di dunia. Selain itu, IPCC
menyimpulkan bahwa emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas
manusia juga memberikan kontribusi pada gas rumah kaca alami dan akan
menyebabkan atmosfer bertambah panas. IPCC memperkirakan penggandaan
emisi gas rumah kaca akan menyebabkan pemanasan global sebesar 1,5 – 4,5
derajat celcius.
Laporan IPCC terakhir tahun 2007 secara garis besar terdiri dari:
• Laporan Kelompok Kerja I dikeluarkan pada Februari 2007, menekankan
bahwa manusia adalah penyebab utama peningkatan gas rumah kaca (GRK)
di lapisan udara
• Laporan Kelompok Kerja II mengenai dampak dan adaptasi perubahan iklim
dikeluarkan awal April 2007, membeberkan perkiraan ancaman bencana di
31
Pemanasan Global Kelas VII Semester II