Page 43 - E-MODUL PEMANASAN GLOBAL
P. 43
mengumumkan pembentukannya pada tanggal 28 Juli 2005, Menteri Luar
Negeri, Lingkungan dan Energi dari negara-negara peserta sepakat untuk
bekerja sama dalam pengembangan dan transfer teknologi yang
memungkinkan pengurangan emisi gas rumah kaca yang bersesuaian dengan
UNFCC dan perangkat internasional lainnya seperti Protokol Kyoto.
4. Protokol Montreal
Protokol Montreal adalah sebuah traktat internasional yang dirancang
untuk melindungi lapisan ozon, dengan meniadakan produksi sejumlah zat
yang diyakini bertanggung jawab atas berkurangnya lapisan ozon. Traktat ini
berlaku sejak 1 Januari 1989. Traktat ini difokuskan pada beberapa kelompok
senyawa hidrokarbon, halogen, yang diyakini memainkan peran penting dalam
penipisan lapisan ozon. Semua zat tersebut memiliki klorin atau bromin.
Selain usaha secara internasional, pemanasan global juga dapat
ditanggulangi dengan aktivitas-aktivitas sederhana. Beberapa usaha yang
dapat dilakukan untuk menanggulangi pemanasan global, di antaranya sebagai
berikut.
1) Menggunakan energi terbarukan dan mengurangi penggunaan batu bara,
gasoline, kayu, dan bahan bakar organik lainnya.
2) Meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan.
3) Menghemat penggunaan listrik, dengan mematikan TV, lampu, komuter, dan
barang-barang elektronik lainnya saat tidak digunakan.
4) Mengurangi deforestation, yaitu penggundulan hutan yang biasanya
dilakukan untuk mengubah fungsi hutan menjadi fungsi lain, seperti
pertanian, peternakan, atau permukiman
5) Mengurangi penggunaan produk-produk yang mengandung Chloro-
fluorocarbons (CFCs) dengan menggunakan produk-produk yang ramah
lingkungan.
6) Mendukung dan turut serta pada kegiatan penghijauan. Penelitian dari
Louisiana Tech University menemukan bahwa setiap pepohonan hijau dapat
menangkap karbon yang cukup untuk mengimbangi emisi yang dihasilkan
dari gas buang pengendara mobil selama setahun.
33
Pemanasan Global Kelas VII Semester II