Page 43 - E-Modul Percobaan
P. 43
2) Pengurangan
Dalam oprasi pengurangan, jika simbol minus (-) bertemu dengan
simbol minus, maka hasil perhitungannya akan dijumlahkan. Contoh:
7 – 2 = 5 ; (-2) – (-4) = -2 + 4 = 2
3) Perkalian
Perkalian dua bilangan bulat positif akan menghasilkan bilangan
bulat positif. Sementara itu, perkalian dua bilangan negatif akan
menghasilkan bilangan positif pula. Contoh: 3 x 2 = 6 ; (-3) x (-2) = 6
Kemudian, jika mengalikan bilangan bulat positif dengan
bilangan bulat negatif akan menghasilkan bilangan bulat negatif.
Contoh: 3 x (-2) = -6
4) Pembagian
Pada dasarnya konsep operasi pembagian bilangan bulat sama
dengan operasi perkalian bilangan bulat. Pembagian dua bilangan
bulat positif akan menghasilkan bilangan bulat positif. Sementara itu,
pembagian dua bilangan bulat negatif akan menghasilkan bilangan
bulat positif pula. Contoh: 6 : 2 = 3 ; (-6) : (-2) = 3
Kemudian, jika membagi bilangan bulat positif dengan bilangan
bulat negatif akan menghasilkan bilangan bulat negatif. Contoh: 6 : (-
2) = -3
b. Bilangan Pecahan
Bentuk bilangan pecahan biasanya dituliskan dengan a/b, contohnya:
1/2, 5/7. Bilangan yang berada di atas garis pemisah disebut dengan
pembilang dan bilangan di bawah garis pemisah disebut dengan penyebut.
Berikut ini jenis-jenis bilangan pecahan.
39

