Page 32 - BUKU DIGITAL WADDAH
P. 32

1.  Imobilisasi  mencegah  difusi  enzim  ke  dalam  campuran  reaksi  dan  memperoleh
                         kembali enzim tersebut dari aliran produk dengan teknik pemisahan padat/cair yang
                         sederhana.
                     2.   Imobilisasi  enzim  digunakan  untuk  meningkatkan  proses  yang  sudah  ada  atau
                         menghasilkan sesuatu yang baru. Hingga tahun 1983 penerapan imobilisasi enzim
                         terbatas  pada  7  (tujuh)  glukosa  isomerase,  4  (empat)  penisilin  amidase,  3  (tiga)
                         amino  asilase  dan  laktase,  2  (dua)  glukoamilase,  1  (satu)  aspartase,  dan  1  (satu)
                         fumarase.
                     3.  Penggunaan lebih lanjut dari imobilisasi enzim dapat dilakukan untuk analisis dan
                         penerapan medis dan dihasilkan lebih banyak dari ide baru.

                   6. Metode immobilisasi:

                       Beberapa  hal  yang  dapat  dijadikan  pertimbangan  penting  dalam  pemilihan  metode
                       immobilisasi adalah:
                       1.  Stabilitas optimal katalis yang diimmobilisasi
                       2.  Harga katalis yang diimmobilisasi
                       3.  Aktivitas dan hasil katalis yang diimmobilisasi
                       4.  Regenerabilitas katalis
                       5.  Kesesuaian harga konfigurasi reactor

                   7. Manfaat Serta Keuntungan Enzim Terimobilisasi
                       Immobilisasi  enzim  digunakan  untuk:  meningkatkan  proses  maupun  untuk
                       menghasilkan sesuatu yang baru. Analisis dan penerapan medis



                   4.4 Bioproses
                              Bioproses     merupakan     proses     yang    memanfaatkan       organisme
                       (mikroorganisme) beserta komponennya untuk menghasilkan suatu produk. Teknologi
                       Bioproses  merupakan  Teknologi  yang  dimanfaatkan  untuk  meningkatkan  efisiensi
                       bioproses dengan fokus utama adalah kinerja mikroba. Teknologi Bioproses memiliki
                       peran  yang  penting  dalam  industri  baik  industri  pangan  maupun  non  pangan.  Pada
                       industri pangan aplikasi  bioproses  yang optimal akan menghasilkan produk pangan
                       misalnya vinegar, yakult, keju, yogurt yang berkualitas. Demikian juga untuk industri
                       non  pangan  seperti  misalnya  industri  di  bidang  energi  untuk  produksi  bioetanol,
                       industri  di  bidang  kesehatan  untuk  produksi  vaksin,  bahan-bahan  farmasi,  bahan-
                       bahan  biomedis,  bahan  kosmetik  dan  biomaterial  dimana  semuanya  melibatkan
                       aplikasi teknologi bioproses. Selain itu di bidang lingkungan,
                              Pemanfaatan teknologi bioproses untuk pengolahan limbah dan bioremediasi
                       juga  dibutuhkan.  Oleh  karena  itu,  penguasaaan  terhadap  Teknologi  Bioproses
                       merupakan  hal  yang  mutlak  saat  ini  karena  perannya  yang  luar  biasa  di  berbagai
                       industri  terutama  industri  berbasis  bioteknologi.  Untuk  mencapai  tujuan  efisiensi




               31
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37