Page 7 - E-Modul Keanekaragaman Hayati berbasis Etnobotani Tumbuhan Bumbu dan Rempah Masakan Suku Bali di Sunda Kelapa
P. 7
PROFIL SUKU BALI DI SUNDA KELAPA,
BENGKULU TENGAH
Desa Sunda Kelapa merupakan salah satu desa unik yang terdapat di Kecamatan
Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah. Dimana mayoritas penduduk yang mendiami Desa
Sunda Kelapa merupakan masyarakat dari Suku Bali. Berdasarkan hasil wawancara
terhadap kepala adat suku bali di Sunda Kelapa, diketahui bahwa terdapat 50 kepala
keluarga suku bali yang bernaung disana. Masyarakat Suku Bali yang bernaung di sana rata-
rata memiliki profesi mulai dari petani, buruh, pedagang, hingga pegawai sipil. Meskipun
masyarakat suku bali tergolong sebagai suku minoritas yang menetap di Provinsi Bengkulu,
mereka masih tetap menjaga dan melestarikan budaya asli mereka dengan beradaptasi
terhadap keadaan lingkungan sekitar.
Makanan sangatlah erat hubungannya dengan kehidupan berbudaya maupun
keagamaan masyarakat suku bali, yang memiliki cita rasa dan pengolahan yang unik
sehingga sangatlah terkenal di penjuru Nusantara hingga ke mancan negara. Dilansir dalam
Garjito (2017) bahwa makanan tradisional/khas Bali sudah berkembang sejak masuknya
Agama Hindu di Bali, merupakan suatu tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Kuliner Bali senantiasa berkembang seiring kemajuan diberbagai bidang kehidupan, namun
masih tetap mempertahankan keunikannya, dengan berlandaskan konsep Tri Hita Karana.
Artinya, bahwa bahan dan makanan yang dibuat tidak hanya untuk dikonsumsi, namun juga
untuk persembahan kepada Tuhan (Parahyangan) sebagai wujud syukur atas karunia-NYA,
lalu untuk dikonsumsi masyarakat (Pawongan) untuk memenuhi kebutuhan jasmani, dan
juga bahan yang digunakan diambil dari lingkungan setempat (Palemahan) untuk menjaga
lingkungan yang harmoni.
Dengan tingginya tingkat keanekaragaman flora yang terdapat di Desa Sunda
Kelapa, membuat masyarakat suku Bali di daerah tersebut memanfaatkan tumbuhan sekitar
menjadi sumber pasokan bumbu dan rempah dalam masakan mereka. Melalui data
wawancara yang dilakukan oleh salah satu tokoh adat disana, masakan khas Bali sangatlah
dijaga keberadaannya dan penting dalam keberlangsungan upacara-upacara adat ataupun
keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat suku Bali di Sunda Kelapa.
3