Page 40 - Tomanurun
P. 40

Ia mendekati para gadis itu.

                “Permisi,  bolehkah aku meminta  air untuk  minum?”

            tanya Polo Padang dengan sopan.

                Gadis-gadis itu menoleh. Salah seorang gadis memberikan
            periuk airnya kepada Polo Padang.


                “Tentu saja, Tuan. Ini, minumlah sepuas Anda,” kata gadis
            itu ramah.


                Polo Padang  menerima periuk air itu  dan minum.
            Air negeri  kayangan  itu  terasa  sejuk  dan manis di
            kerongkongannya.


                Setelah puas minum, ia mengembalikan periuk air itu.

                “Terima kasih banyak, Nona,” ucap Polo Padang.


                Gadis  yang tadi memberinya air  itu tersenyum. Ia
            hendak mengambil air yang baru dari sumur untuk mengisi
            periuknya, tetapi Polo Padang mencegahnya.


                “Jangan, biar aku saja yang mengisi  periuk airmu. Ini
            sebagai ungkapan  rasa terima  kasihku,” ujar Polo Padang
            kepada gadis itu.








                                         34
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45