Page 42 - Tomanurun
P. 42
Polo Padang mengambil periuk di tangan gadis itu. Saat
mengisi air, diam-diam ia memasukkan benda yang tadi
digenggamnya ke dalam periuk. Lalu ia mengembalikan
periuk itu kepada pemiliknya. Setelah mengucapkan terima
kasih, gadis-gadis itu pergi.
Polo Padang berdoa agar rencananya ini berhasil.
Sesampainya di istana raja, para dayang menumpahkan
air dari periuk-periuk itu ke dalam kolam mandi Pangeran
Pairunan. Tak lama kemudian pangeran dipanggil untuk
mandi. Tiba-tiba, mata pangeran cilik itu tertarik pada
sesuatu yang berkilauan di dasar kolam.
Tanpa membuka pakaiannya, ia langsung masuk ke
dalam kolam dan mengambil benda berkilauan itu. Ternyata,
itu sebuah gasing emas. Pairunan langsung mengenali gasing
emas kesayangannya itu.
“Gasingku!” pekik Pairunan gembira.
36