Page 8 - WARTA 10 MEI 2026
P. 8
e
C
l
p
l
n
n
i
r
g
u
e
i
G
Beringin Cell Group
o
r
B
Beringin Cell Group
10 Mei 2026
BACAAN TEMA
1 Petrus 3 : 13–22 Merawat Pengharapan di Tengah Penderitaan
Pada Kebaktian minggu kemarin, kita diingatkan tentang keteguhan hidup di tengah
tantangan. Dalam semangat itu, 1 Petrus 3:13–22 menolong kita melihat bahwa orang
percaya tidak selalu dijauhkan dari penderitaan. Mari kita dalami firman Tuhan
tersebut agar memperkaya keimanan kita semua.
Pertanyaan Pembuka
Menurut Saudara, apa yang biasanya membuat seseorang sulit tetap berharap
ketika sedang mengalami tekanan atau perlakuan yang tidak adil?
Pertanyaan Observasi
1. Dalam ayat 13–14, Petrus berbicara tentang orang yang menderita karena
melakukan apa yang benar. Apa yang dikatakan Petrus kepada mereka?
2. Dalam ayat 15–16, tindakan apa saja yang diminta Petrus dari orang percaya
ketika mereka harus memberi pertanggungjawaban tentang pengharapan
mereka?
(Coba sebutkan kata-kata penting dalam bagian ini: misalnya “lemah lembut”,
“hormat”, “hati nurani yang murni”. Mengapa kata-kata ini penting?)
Pertanyaan Interpretasi
1. Petrus berkata, “kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan.”
Menurut Saudara, apakah ada perbedaan menempatkan Kristus sebagai
Tuhan di dalam hati ketika kita sedang takut, terluka, atau tertekan, dengan
mengandalkan kekuatan sendiri?
2. Petrus tidak hanya meminta orang percaya untuk menjawab tentang iman
mereka, tetapi menjawab dengan “lemah lembut dan hormat”. Apa artinya
kesaksian yang benar bisa rusak bila disampaikan dengan sikap yang kasar,
merendahkan, atau penuh kemarahan?
3. Dalam ayat 18, Petrus menunjuk kepada Kristus yang menderita karena dosa
manusia, “yang benar untuk orang-orang yang tidak benar”, supaya kita
dibawa kepada Allah. Bagaimana penderitaan Kristus menjadi dasar
pengharapan kita?
Pertanyaan Refleksi dan Aplikasi
1. Dalam hidup sehari-hari, di mana kita paling sering diuji untuk tetap berbuat
baik meskipun keadaan tidak adil? Di keluarga, pekerjaan, sekolah, gereja,
pelayanan, atau media sosial? dan ketika pengharapan mulai bocor, respons
apa yang biasanya muncul dalam diri kita?
2. Minggu ini, dalam situasi konkret yang sedang kita hadapi, bagaimana kita
dapat merawat pengharapan dengan cara yang nyata?
(Apakah bentuknya adalah tetap berbuat baik, menjaga perkataan, tidak membalas,
berdoa lebih jujur, meminta pertolongan, atau kembali mengingat bahwa Kristus
tetap Tuhan?)
M
S
E
P
B
A
N
A
I
N
G
B
SUB BIDANG PEMBINAAN
U
B
A
N
I
D
G K I B E R I N G I N
G K I B E R I N G I N

