Page 24 - eBook .Pancasila
P. 24
Sumber Dari Kitab Suci Weda (Agama Hindu)
“Wahai orang-orang yang berfikir mulia, janganlah tersesat. Tekunlah dan
dengan tekad yang keras untuk mencapai tujuan yang tinggi. Bekerjalah
dengan tekun untuk memperoleh kemuliaan. Orang yang demikian itu hidup
bahagia dan menikmati kemakmuran. Aku tidak pernah menolong orang yang
bermalas-malas.” (Weda-reg VII.32.9)
17. Menyadari Bahwa Tidak Boleh Memperdebatkan Ayat-ayat Allah
Sumber Dari Kitab Suci Al Qur`an
Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-
orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari
suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu. (Al Qur’an surat (40) Al
Mu`min ayat 4).
“Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat
Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka tidak ada dalam dada
mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka
sekali-kali tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada
Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Al Qur’an
surat (40) Al Mu`min ayat 56).
“(Yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan
yang sampai kepada mereka. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi
Allah dan di sisi orang-orang beriman, demikianlah Allah mengunci mati
hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.” (Al Qur’an surat (40) Al
Mu`min ayat 35).
Sumber Dari Hadits Nabi Muhammad Saw.
“Sesungguhnya Allah membenci banyak debat, banyak tanya dan menyia-
nyiakan harta.” (Hadits riwayat Bukhari & Muslim)
Sumber Dari Al Kitab Agama Kristen Protestan
"Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga,
permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh BapaKu yang di surga. Sebab
dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam namaku, disitu Aku ada ditengah-
tengah mereka."(Matius 18:19-20)
“Jangan melampaui yang ada tertulis, supaya jangan ada di antara kamu
yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada
yang lain.”(Korinitus 4:6 b).
Sumber Dari Al Kitab Agama Katolik
“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar,
untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik
orang dalam kebenaran.” (II Timotius 3:16)
PANCASILA 23