Page 15 - buletin Bulan Mei 2023
P. 15

Refleksi pribadi fasilitator




    Dari    pengalaman       bersama     anak-anak      ini,   “wah  seru  sekali  ya  pengalaman  Karen,  mari
    fasilitator  belajar  dan  berproses  untuk  hadir  dan    teman-teman  kita  dengarkan  lebih  lanjut”,  begitu
    mendengarkan  seluruh  cerita  anak,  baik  yang           selanjutnya  sampai  semua  anak  mendapat
    sangat  berhubungan  dengan  topik  pembahasan             kesempatan      bercerita   dan    teman-temannya
    maupun yang seolah di luar konteks pembicaraan.            menyimak dengan baik.
    Ketika sikap kerendahan hati ini diberikan kepada          kalau  di  komunitas  anak  yang  kakak-kakak
    anak-anak,  maka  saya  sebagai  fasilitator  telah        dampingi,  bagaimana  cara  memberi  ruang  bagi
    belajar    memberi     ruang    bagi    anak    untuk      anak,  yang  tetap  menjaga  ketertiban??  Mungkin
    berkespresi,  berimajinasi  dan  membuat  gagasan.         boleh  dibagikan  kakak-kakak  hihihi  Supaya  kami
    Dan  ternyata  dari  kata  atau  cerita  anak  yang        juga belajar
    awalnya seolah out of the box ini, fasilitator juga
    bisa  belajar  hal  baru  sesuatu  yang  fasilitator
    sendiri  belum  pernah  lakukan.  Misalnya  es  krim
    jahe
    Anak-anak  di  SD  BOPKRI  Minggir  merupakan

    anak  yang  ceria,  terbuka,  berani,  dan  loyal.
    Sehingga kita akan berada dalam komunitas anak
    yang penuh dengan gagasan. Mendengarkan dan
    menerima cerita anak yang beraneka macam topik
    dalam 1 waktu, menjadikan anak merasa diterima.
    Mungkin  awalnya  fasilitator  akan  merasa  tidak
    nyaman  karena  semua  anak  berbicara.  Dengan
    kepercayaan  yang  dibangun  dalam  komunitas,
    anak  dengan  sendirinya  akan  belajar  tertib
    menyampaikan  gagasan  (meskipun  memerlukan
    waktu). Kadang fasilitator cukup mengatakan
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20