Page 186 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 186
tentang aspek-aspek dalam situasi belajar mengajar, kesulitan-
kesulitan yang dihadapi guru, dan usaha- usaha memperbaiki
proses belajar mengajar. Pelaksanaan
observasi kelas dapat melalui empat tahap: (1) perencanaan observasi kelas;
(2) pelaksanaan observasi kelas; (3) evaluasi hasil observasi; dan (4) tindak
lanjut dari hasil evaluasi.
a. Pertemuan Individual
Pertemuan individual (individual conference) merupakan pertemuan
individual antara supervisor dengan guru yang di dalam berupa
percakapan, dialog, dan tukar pikiran tentang usaha-usaha untuk
meningkatkan kemampuan profesional guru. Tujuannya adalah: (1)
mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif dan efesien, (2)
memperbaiki kelemahan pada diri guru, dan (3) meningkatkan
pertumbuhan jabatan guru.
b. Kunjungan Antar Kelas
Kunjungan antar kelas merupakan teknik supervisi individual, di mana
guru berkunjung ke teman sejawatnya di kelas lain, dalam satu
lingkungan sekolah yang sama. Tujuan kunjungan antar kelas adalah
untuk memperoleh pengalaman baru dari teman sejawatnya tentang
pelaksanaan proses pembelajaran, dan pengelolaan kelas.
c. Menilai Diri Sendiri
Menilai diri sendiri merupakan teknik supervisi individual, di mana guru
mengukur, dan melihat kemampuan diri sendiri dalam melaksanakan
pembelajaran. Penilaian diri sendiri merupakan satu teknik
pengembangan profesional guru (Sutton, 1989). Penilaian diri sendiri
dapat memberikan informasi secara obyektif kepada guru tentang
peranannya di kelas dan memberikan kesempatan kepada guru
mempelajari metode yang mempengaruhi siswa. Dengan demikian,
penilaian terhadap diri sendiri akan dapat mendorong guru untuk
mengembangkan kemampuan profesionalnya.
180

