Page 208 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 208

untuk membawa perubahan organisasi yang dipimpinnya. Pemimpin
                         yang  visioner  adalah  pemimpin  yang  mampu  membuat  peta  konsep
                         kepemimpinan  untuk  mengetahui  ke  mana  organisasi  tersebut  akan
                         dibawa.  Apabila  peta  konsep  kepemimpinan  ini  sudah  dirumuskan
                         dengan  baik,  maka  pemimpin  dapat  mengendalikan  organisasi  ini
                         sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Umumnya da- lam peta konsep
                         kepemimpinan, faktor pendukug dan penghambat kepemimpinan dapat
                         diukur,  sehingga  dapat  diketahui  aspek-aspek apa  yang  harus  diberi
                         perhatian dengan serius.


                        B        KETERAMPILAN MANUSIAWI
                        .

                           Keterampilan  manusiwasi  (human  skills=H),  yaitu  kemampuan
                         pimpinan untuk memahami, mengadakan kerjasama, dan mendor- ong
                         bawahan baik secara individual maupun secara kelompok untuk bekerja
                         sama  mencapai  tujuan  organisasi.  Persoalan  manusia  termasuk
                         bawahan merupakan faktor yang sangat unik untuk dikaji dalam proses
                         kepemimpinan. Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang mampu
                         membawa  bawahan  sesuai  dengan  keinginan  dan  tujuan  organisasi.
                         Pemimpin  harus  mam- pu  mengontrol  bawahan  agar  sejalan  dengan
                         tujuan organisasi yang diinginkan. Namun demikian, faktor psikologis,
                         faktor pendidikan, asal-usul, latar belakang pendidikan, tempat tinggal
                         dan  lain  seba-  gainya  menjadikan  bawahan  sering  mengalami  kurang

                         nyaman dan merasa tidak diperlakukan secara manusiawi.
                              Mengingat  bawahan  merupakan  faktor  penentu  keberhasilan
                         organisasi dalam bekerja, maka perlu dilakukan  departementalization,
                         job distribution, motivasi, reward, pembinaan karir melalui Human Re-
                         sources Development (HRD) seperti diklat, orientasi, workshop, training
                         dan sebagainya.



                          C        KETERAMPILAN TEKNIS

                              Keterampilan  teknis  (technical  skills=T),  yaitu  kemampuan
                         pimpinan  untuk  menggunakan  peralatan,  melakukan  kegiatan  sesuai

                         dengan prosedurnya, dan penguasaan secara teknis di bidang yang dip-
                         impinnya. Pemimpin kebanyakan bukan berasal dari teknisi, maka apa-






                                                              202
   203   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213