Page 16 - EBOOK PAI E ANGKATAN 2018 2019
P. 16
C. Materi Pembelajaran
Sumber: https://slideplayer.info/slide/15020255
A. Menunjukkan Perilaku Optimis
Sikap optimis merupakan sikap yang positif yang dimiliki seseorang dalam
menghadapi persoalan dan segala hal. Pesimis adalah kebalikan dari optimis.
Seseorang yang berfikir negative dalam mengahadapi persoalan disebut pesimis.
Allah swt. berfirman:
ٰۤ
ٰ
َّ
ُ
ُْ
اًعْيِمَ ج َ ب ْ ىُوذلا ُ زِفْغَي َ ٰ للّا َّنِا ۗ ِ ٰ للّا ِة َ مْح َّ ر ْ هِم ا ْ ىطَى ْ قَت َ لَ ْ مهِسُفْوَا ًلَع ا ْ ىُف َ زْسَا َهْيِذلا ٌِد اَثِعٰي ْلُق
ِ
َ
ْ
ُ مْي ِ ح َّ زلا ُ ر ْ ىُفَغلا ىُه ٗهَّوِا ۗ
َ
Terjemahan:
“Katakanlah, Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri
mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya
Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah yang Maha
Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar : 53)
Didalam ayat ini Allah memberi peringatan bahwa orang-orang melakukan
perbuatan yang melanggar hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan Allah dan
perbuatan dosa merupakan sikap melampaui batas yang telah ditulis dalam Al-Qur‟an
dan Hadits. Serta Allah swt. juga menyeru hamba-Nya agar tidak terputus rahmat
Allah dan tidak bersifat melampaui batas.
3

