Page 18 - EBOOK PAI E ANGKATAN 2018 2019
P. 18
melakukan dosa kepada Allah swt. kita cukup beristighfar saja insya Allah dosa kita
akan diampuni. Baik banget kan Allah.
Sebagai seorang hamba kita hendaknya bersungguh-sungguh dalam
mendekatkan diri kepada-Nya karena akan mendatangkan rahmat-Nya. Dan kita
harus bersikap optimis untuk mendapatkan rahmat-Nya tidak boleh berputus asa.
Makhluk ciptaan-Nya yang tidak pernah membuat dosa dan salah yaitu Nabi dan
Rasul, apalah daya kita sebagai manusia yang selalu melakukan dosa dan salah tetapi
jangan sampai dosa dan kesalahan membuat kita berputus asa dan memutus rahmat
Allah swt. untuk datang ke kita. Apabila kita terputus dari rahmat-Nya, kita akan
terjerumus ke dalam dosa dan kalian tahu adik-adik siapa yang membuat kalian
terjerumus kedalam dosa? Iya itulah setan. Setan tidak hanya menjerumuskan kita
kedalam dosa tetapi juga akan menanamkan sifat putus asa dalam diri kita, jahat
bukan?. Setelah itu setan juga akan membisikkan kepada manusia bahwa Allah tidak
akan mengampuni atas kesalahan yang telah ia perbuat. Jadi, manusia yang selalu
berbuat dosa akan merasa bahwa dirinya hina dihadapan Allah dan dihadapan sesama
manusia. Dan pasti merasa sedih karena mengingat dosa yang telah ia perbuat itu
besar dan berfikir Allah swt. tidak akan mengampuninya. Akhirnya tujuan setan pun
berhasil membuat manusia putus asa dan tidak mendatangkan rahmat-Nya.
Rasulullah saw. bersabda:
Artinya:
“Janganlah kalian berputus asa dari kebaikan, selama kepala kalian masih bisa
bergerak. Manusia iu dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan merah, tidak
memiliki suatu aapun, lalu Allah „Azza wa Jalla memberinya rezeki.” (HR.
Ahmad)
B. Menunjukkan Perilaku Ikhtiar
Jalan untuk mencapai cita-cita, keinginan ataupun harapan dengan berusaha
bersunguh-sungguh disebut dengan ikhtiar. Dengan berusaha seseorang akan
mendapatkan sesatu yang mereka inginkan, tidak boleh berputus asa.
Allah swt. berfirman:
5

