Page 216 - Kelas XII Bahasa Indonesia BS press
P. 216
g. Yang ada adalah simulacrum–yang masing-masing justru menegaskan D. Mengonstruksi Kritik Sastra dan Esai
yang–beda dan yang–banyak dari dan ke dalam dirinya, dan tiap
aktualisasi punya harkat yang singular, tak bisa dibandingkan. !
Selain mengikuti kaidah kebahasaan teks eksposisi secara umum teks Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:
esai memiliki karakter khas yaitu gaya bahasa berupa pilihan kata, struktur (1) mengonstruksi kritik sastra dengan memperhatikan
kalimat, dan gaya penulisannya merupakan hal yang berkaitan erat dengan sistematika dan kebahasaannya;
penulis esai secara pribadi. Setiap penulis esai, memiliki gaya bahasa yang (2) mengonstruksi esai dengan memperhatikan sistematika
khas yang membedakannya dengan penulis esai yang lain. Sebagai contoh, dan kebahasaannya.
esai yang ditulis Gunawan Muhammad pasti berbeda dengan gaya bahasa esai
yang ditulis oleh A.S. Laksana, Bakdi Sumanto, dan Umar Kayam. Bahkan bagi
penikmat esai, ketika membaca satu paragraf teks esai tanpa nama penulisnya,
ia akan dapat menebak siapa penulisnya. Kegiatan 1
Tugas
Bacalah kembali teks ”Menimbang Ayat-ayat Cinta” dan ”Gerr” di atas. Mengonstruksi Kritik Sastra
Kemudian, kerjakan tugas berikut. Pada pembelajaran terdahulu, kamu telah mempelajari pengertian, isi,
1. Analisislah kaidah kebahasaannya dengan menggunakan tabel berikut ini. sistematika, dan kebahasaan kritik. Dalam pembelajaran ini, kamu akan
belajar menulis kritik.
Judul teks: . . . . Setelah menentukan karya yang akan kamu kritik, kerjakan tugas berikut
ini.
No. Kaidah Kebahasaan Kutipan
Tugas
1. Banyak menggunakan pernyataan- 1. Datalah identitas karya tersebut!
pernyataan persuasif.
2. Buatlah deskripsi singkat karya tersebut. Untuk film, drama dan novel
wujud deskripsinya adalah sinopsis!
2. Penggunaan pernyataan atau 3. Datalah kelebihan dan kelemahan karya tersebut!
ungkapan yang bersifat menilai atau
mengomentari. 4. Berdasarkan kelebihan dan kelemahan yang telah kamu data, buatlah teks
kritik sederhana minimal 200 kata!
3. Penggunaan istilah teknis.
Kegiatan 2
4. Penggunaan kata kerja mental. Mengonstruksi Esai
Berbeda dengan kritik yang harus menyoroti sebuah karya. Hal yang
disoroti dalam esai dapat juga berupa fenomena tertentu, misalnya bahasa,
budaya, politik, dan agama. Cermati contoh esai bahasa berikut ini.
2. Berikan komentarmu terhadap gaya bahasa yang digunakan dalam teks
esai tersebut!
210 Kelas XII Bahasa Indonesia