Page 41 - LKS PKWU KELAS XI
P. 41
kerangka kolam, baik cagak maupun penyangga horizontalnya dapat dibuat dari
bambu, kayu, pipa leding, atau batu bata. Masing-masing bahan tersebut
mempunyai kelebihan dan kekurangan. Oleh sebab itu, penggunaannya bergantung
pada pembudi daya. Ukuran kolam rata-rata memakai ukuran terpal 2 x 3 xl m atau
4x5 xl m.
b) Kolam Terpal di Dalam Tanah
Kolam ini adalah kolam yang dibuat dengan cara melubangi atau menggali tanah
untuk merendam sebagian atau keseluruhan kolam terpal. Bila kolam yang
dimasukkan ke dalam tanah hanya sebagian saja, keliling kolam harus diberi
kerangka. Apabila kolam terpal dimasukkan ke dalam tanah keseluruhan, sepanjang
tepian terpal harus diikat atau dipasak di sepanjang tepian lubang.
c. Cara Membuat Kolam Terpal
Membuat kolam terpal cukup mudah, yang terpenting adalah kekuatan
konstruksi kolam dalam menahan beban air dan ikan yang akan dipelihara serta kolam
tidak boleh bocor.
Cara membuat kolam terpal menggunakan kerangka bambu atau kayu adalah
sebagai berikut.
a) Setelah memisahkan bambu atau kayu yang akan digunakan, pasang bambu
sebagai pasak atau tonggak, yaitu dengan cara melingkari petakan sesuai ukuran
kolam terpal yang akan dibuat. Ukuran kolam terpal yang dibuat biasanya adalah 2
x 3 xl m atau 4x5 x 1 m.
b) Bambu atau kayu lainnya yang berukuran kecil dibelah menjadi dua dan dipasang
melintang atau horizontal di sebelah dalam pasak atau tonggak dengan memaku
pada pasak tersebut.
c) Pasang terpal yang tepinya telah dipasang lubang-lubang dari ring logam. Bila pada
kolam berukuran 2 x 3 x 1 m, luas terpalnya yaitu 4 x 5 m. Adapun bila kolam
berukuran 4 x 5 x 1 m, ukuran terpalnya 6 x 7 m.
d) Selanjutnya, kerangka siap untuk digunakan. Pasang terpal ke dalam kerangka
bambu atau kayu yang telah dibuat, kemudian ikat terpal pada kerangka bambu
atau kayu tersebut.
e) Pasang pipa atau selang untuk saluran pembuangan atau pengurangan air pada
waktu kolam kelebihan air.
Cara membuat kolam terpal
d. Kolam Terpal Sebelum Digunakan
Perlakuan terhadap air media sebelum ditebari ikan adalah air dalam kolam harus
stabil. Cara menstabilkan air media adalah sebagai berikut.
a) Setelah kolam terpal jadi, siram air dan bilas terlebih dahulu sampai benar-benar
bersih serta bau dari terpal hilang. Bila terpal yang digunakan bekas kolam budi
daya, harus dicuci hingga bersih dan dijemur hingga kering.
b) Masukkan air bersih ke dalam kolam terpal dengan ketinggian sesuai kebutuhan.
c) Setelah kolam terisi air, tutup dan biarkan selama 2—3 hari.
d) Untuk menjaga sterilitas, kolam terpal dapat diberi perlakuan dengan cara
tradisional, misalnya dengan memberi tumpukan daun pepaya atau daun ketapang
yang dibiarkan selama 6—7 hari. Fungsi dari daun tersebut adalah sebagai
antiseptik.
Untuk Kalangan Intern SMAN 1 BKS PKWU Kelas X SMAN 1 BERBEK Tahun Pelajaran 2022/2023 40
Berbek