Page 11 - MODUL PENDIDIKAN SEKS
P. 11
Tendensi anak-anak untuk bermain-main terhadap alat
kelaminnya bukan manifestasi seksual yang terlalu dini, tetapi
sebagai “kesenangan fisik mendasar” yang sangat mengatur
kehidupan kanak-kanak. Kepuasan fisik tersebut bisa diperoleh
lewat isapan, buang air, stimulasi kulit, masturbasi, dan
kesenangan untuk telanjang.
Perkembangan psikoseksual pada anak usia 1-5 tahun
Pada anak usia dini, genital menjadi area tubuh yang
menarik dan sensitif. Anak mengetahui perbedaan jenis kelamin
dan menjadi ingin tahu tentang perbedaan tersebut (Wong,
2009). Kepuasan pada anak terletak pada rangsangan autoerotik,
yaitu meraba-raba, merasakan kenikmatan dari beberapa
daerah erogennya, suka pada lain jenis. Anak laki-lain cenderung
suka ibunya dari pada ayahnya, demikian sebaliknya anak
perempuan senang pada ayahnya (Hidayat, 2007). Keinginan
untuk memiliki penis (penis envy) terlihat pada anak perempuan.
Oedipus kompleks (ingin menikahi orangtua yang jenis kelaminnya
berbeda dan menjauh dari orangtua yang jenis kelaminnya sama)
terlihat pada anak laki-laki dan perempuan. Masturbasi umumnya
terjadi (Videbeck, 2008).
Sering kali anak sangat penasaran dengan pertanyaan
yang diajukan berkaitan dengan perbedaan alat kelamin laki-laki
dan perempuan. Orangtua harus bijak dalam memberi
penjelasan hal ini sesuai dengan kemampuan perkembangan
kognitifnya agar anak mendapatkan pemahaman yang benar.
Selain itu, untuk memahami identitas gender, anak sering meniru
11

