Page 21 - Siklus Akuntansi Dagang, e-modul XII. new-dikonversi (1)_Neat
P. 21
[SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG] EKONOMI XII
Contoh:
Neraca saldo PD. Karimun Jawa per 1 Februari 2014 menunjukkan persediaan
barang dagang sebesar Rp5.500.000, selama bulan Februari terjadi transaksi
pembelian Rp75.000.000, retur pembelian Rp5.000.000, potongan pembelian
Rp2.500.000 dan beban angkut pembelian Rp1.250.000. Pada 28 Februari 2014
jumlah persediaan barang dagang di neraca saldo menunjukkan angka Rp3.000.000.
Perhitungan HPP dapat dilihat sebagai berikut:
Persediaan awal Rp 5.500.000
Pembelian Rp75.000.000
Dikurangi: Retur pembelian Rp5.000.000
Potongan pembelian Rp2.500.000
(Rp7.500.000)
Ditambah: Beban angkut Rp1.250.000
Pembelian bersih Rp68.750.000
Barang tersedia untuk dijual Rp74.250.000
Persediaan akhir (Rp 3.000.000)
Harga Pokok Penjualan (HPP) Rp71.250.0
▪ Membuat Neraca Saldo
Informasi yang digunakan untuk membuat neraca saldo adalah berasal dari buku
besar yaitu setiap saldo akhir pada setiap akun-akun. Posisi debit dan kredit harus
balance, jika tidak balance artinya ada kesalahan saat mencatat dari buku besar.
▪ Jurnal Penyesuaian
Pembuatan jurnal penyesuaian adalah akibat dari terjadinya transaksi yang
berpengaruh kepada sejumlah akun perusahaan dan terkadang memunculkan
kehadiran akun baru. Contoh transaksi yang terjadi pada perusahaan dagang
biasanya adalah sewa toko yang sudah jatuh tempo.
SMA YPPK TARUNA DHARMA 2020 | 12 Tahapan Pada Siklus Akuntansi Perusahaan 21
Dagang

